JAMBI — Kabar tentang Ruben Onsu memang tidak ada habisnya. Di tengah proses perceraian dan perebutan hak asuh anak dengan Sarwendah, publik kini dikejutkan dengan penetapan status tersangka atas dirinya. Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan Ruben sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan senilai Rp3,5 miliar. Lantas, bagaimana kelanjutan sidang hak asuh yang tengah berjalan?
Kekhawatiran publik soal masa depan sidang hak asuh anak Ruben dan Sarwendah akhirnya terjawab sudah. Pihak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memastikan agenda persidangan tetap berjalan seperti biasa. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi mereka yang menantikan kepastian hukum terkait buah hati pasangan ini.
Halida Rahardini, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menegaskan bahwa proses persidangan tidak akan terpengaruh oleh kasus hukum lain yang menjerat Ruben. "Selama kuasa hukumnya hadir di persidangan, majelis hakim akan melaksanakan persidangan sebagaimana mestinya," ujarnya belum lama ini. Dengan begitu, jalannya sidang tetap fokus pada pokok perkara yang sedang disidangkan.
Pihak pengadilan memilih untuk bersikap objektif dan tidak mencampuradukkan perkara satu dengan lainnya. Halida menegaskan bahwa institusinya hanya fokus pada prosedur formal persidangan yang sedang berlangsung di meja hijau. Proses hukum yang dihadapi Ruben di luar pengadilan tidak akan mengubah jalannya persidangan.
Artinya, apa pun yang terjadi dengan kasus dugaan penipuan yang menjerat ayah dua anak ini, tidak akan mengganggu jalannya sidang hak asuh. Keputusan akhir tetap berada di tangan majelis hakim yang memeriksa perkara tersebut. Ini menunjukkan bahwa sistem peradilan di Indonesia bekerja sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Ruben Onsu kini harus menghadapi dua proses hukum yang berjalan beriringan. Di satu sisi, ia harus menyelesaikan gugatan hak asuh anaknya. Di sisi lain, ia juga harus menjalani proses hukum atas dugaan penipuan yang dilaporkan kepadanya. Kondisi ini tentu menjadi ujian besar bagi kehidupan pribadinya.
Meski begitu, kepastian bahwa sidang hak asuh tetap berjalan memberikan sedikit kelegaan. Proses hukum yang adil dan transparan adalah yang terpenting bagi semua pihak, terutama demi kepentingan terbaik bagi anak-anak. Publik pun tinggal menunggu hasil akhir dari persidangan yang sedang berlangsung ini.