KOTA JAMBI — Aktivitas belajar di Gedung Laboratorium Terpadu MTsN 2 Kota Jambi kembali berjalan seperti biasa. Para siswa dan tenaga pendidik hadir pada hari pertama pembelajaran luring setelah sebelumnya mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh sejak Selasa lalu.
Pembukaan kembali kelas tatap muka mengacu pada kondisi kualitas udara Kota Jambi yang mulai membaik. Warga madrasah memanfaatkan momentum tersebut untuk mengoptimalkan proses belajar yang sempat berlangsung daring.
Di Laboratorium IPA, siswa kelas 7 mengikuti mata pelajaran IPA dengan materi pembahasan mengenai bentuk zat. Guru pengampu mendampingi langsung jalannya praktik di ruangan tersebut.
Fasilitas laboratorium menjadi sarana vital madrasah untuk mendukung kegiatan praktik siswa, baik di bidang sains maupun teknologi informasi dan komunikasi.
Kesibukan serupa terlihat di tiga ruang laboratorium komputer yang berada di kompleks Gedung Laboratorium Terpadu. Seluruh ruang terisi penuh oleh siswa yang melaksanakan praktik Informatika sesuai tingkatan materi masing-masing.
Pengalihan ke Pembelajaran Jarak Jauh sebelumnya ditempuh sebagai dampak kabut asap yang melanda wilayah Kota Jambi. Kebijakan itu membuat aktivitas di Gedung Laboratorium Terpadu sempat kosong beberapa hari.
Setelah kualitas udara dinilai aman, madrasah memutuskan mengembalikan kegiatan belajar mengajar secara langsung. Pelaksanaan hari pertama berjalan tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan kenyamanan serta kesehatan siswa.
Kembali aktifnya Gedung Laboratorium Terpadu MTsN 2 Kota Jambi diharapkan membangkitkan semangat belajar siswa dalam menyerap materi secara optimal. Praktik langsung di laboratorium dinilai memberi pengalaman belajar yang tidak sepenuhnya bisa digantikan metode daring.