KUALATUNGKAL — Prosesi ziarah berlangsung khidmat. Bupati Anwar Sadat bertindak sebagai inspektur, memimpin penghormatan kepada arwah pahlawan dan mengheningkan cipta. Momen hening itu menjadi pengingat akan harga mahal yang dibayar para pendahulu demi kemerdekaan.
Peletakan Karangan Bunga di Monumen TMP
Setelah penghormatan, Bupati meletakkan karangan bunga di monumen TMP Yudha Satria. Tindakan simbolis ini merupakan bentuk penghargaan atas jasa para pejuang yang gugur di medan laga. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara makam pahlawan oleh seluruh peserta ziarah, mulai dari pejabat daerah hingga unsur forkopimda.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Bagi pemerintah daerah, momentum Harkitnas menjadi ajakan untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya nyata. "Ini pengingat bagi kita semua untuk memperkuat persatuan dan menumbuhkan semangat nasionalisme dalam menghadapi tantangan zaman," ujar Anwar Sadat di sela kegiatan.
Unsur Forkopimda hingga Danlanal Hadir
Ziarah nasional itu dihadiri sejumlah pejabat penting. Tampak hadir Staf Ahli Bupati, para asisten setda, kepala OPD di lingkungan Pemkab Tanjab Barat, perwakilan Kodim 0419/Tanjab, Danlanal, serta Kabag Prokopim. Kehadiran lintas institusi ini menandakan ziarah bukan hanya agenda seremonial, melainkan simbol soliditas aparatur negara.
Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung semangat kebangkitan dari berbagai sektor. Lewat kegiatan ziarah, Pemkab Tanjab Barat berharap masyarakat tidak melupakan sejarah perjuangan, sekaligus terdorong untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah.