JAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi membuka ribuan peluang kerja bagi warga melalui Job Fair 2026 yang berlangsung selama dua hari, 20-21 Mei. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 Pemkot Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625.
Total lowongan yang tersedia mencapai 5.476 posisi. Rinciannya, 876 lowongan dalam negeri, 3.700 lowongan luar negeri melalui skema G2G, serta 900 lowongan dari skema private to private (P2P). Puluhan perusahaan dari dalam dan luar negeri turut berpartisipasi dalam bursa kerja ini.
Peluang Kerja untuk Penyandang Disabilitas
Wali Kota Maulana yang didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha meninjau langsung stan-stan perusahaan. Ia mengapresiasi partisipasi dunia usaha dan menegaskan bahwa Job Fair bukan sekadar seremoni tahunan. “Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Jambi dalam menurunkan angka pengangguran terbuka,” ujar Maulana.
Maulana juga menyoroti hak penyandang disabilitas. Menurutnya, sejumlah hotel dan restoran di Kota Jambi sudah mulai menerima pekerja dari kelompok tersebut dengan pelatihan khusus. “Mereka juga dilindungi oleh Undang-undang. Dimana 5% dari pekerja di perusahaan tersebut harus mampu menyerap tenaga kerja penyandang disabilitas,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui pada hari pertama job fair belum ada perusahaan yang secara khusus menyediakan posisi untuk penyandang disabilitas. “Mungkin besok disediakan karena tidak semua posisi bisa diisi oleh para penyandang disabilitas atau yang berkebutuhan khusus,” lanjutnya.
Disnaker Buka Layanan Lowongan Setiap Hari
Wali Kota menekankan bahwa akses informasi kerja tidak terbatas pada event dua hari ini. Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM (Disnakerkopukm) Kota Jambi disebut telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan dan membuka layanan informasi lowongan secara rutin. “Sebetulnya program Job Fair ini berlangsung setiap hari di Disnakerkopukm Kota Jambi, namun biasanya akan lebih ramai jika diadakan Job Fair seperti saat ini,” tegasnya.
Maulana berpesan kepada para pencari kerja untuk tidak mudah menyerah. Ia mengkritik kecenderungan sebagian anak muda yang terlalu selektif tanpa mau memulai dari bawah. “Tidak ada keberhasilan yang bisa dicapai tanpa kerja keras. Jangan patah semangat dan cari terus peluang,” pungkasnya.
Job Fair 2026 ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran terbuka di Kota Jambi yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Antrean panjang pencari kerja terlihat sejak siang di Taman Banjuran Budayo, menandakan tingginya animo warga terhadap lapangan kerja formal.