BATANG HARI — Semangat kebangsaan tetap terjaga meski bertepatan dengan hari libur nasional. Ratusan peserta dari berbagai unsur memadati Lapangan Garuda, Alun-alun Kabupaten Batang Hari, untuk mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026, Senin.
Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief memimpin langsung upacara dan membacakan amanat Kepala BPIP. Dalam amanat tersebut, Pancasila disebut sebagai bintang penuntun yang mempersatukan keberagaman bangsa dan menjadi pedoman menghadapi tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi serta dinamika global.
Kehadiran di Hari Libur: Bukti Komitmen Kebangsaan
Bupati Muhammad Fadhil Arief menyebut kehadiran peserta di tengah libur nasional menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. "Hari ini kita melihat semangat kebangsaan yang luar biasa, meskipun hari libur. Ini menunjukkan bahwa Pancasila tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi benar-benar menjadi nilai yang kita hormati dan pegang dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam keseharian, bukan sekadar simbol atau hafalan semata.
Ratusan Peserta Berbaris Rapi di Lapangan Garuda
Berdasarkan pantauan di lapangan, upacara dipadati oleh ASN, personel TNI, Polri, pelajar, serta unsur lainnya. Seluruh peserta tampak berbaris rapi dengan seragam masing-masing dan mengikuti rangkaian upacara dengan penuh disiplin.
Peringatan Hari Lahir Pancasila di Batang Hari tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial. Kehadiran peserta di hari libur menjadi cerminan bahwa nilai-nilai Pancasila masih menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di wilayah tersebut.