SAROLANGUN — Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Sosial mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat tipe A, program dari pemerintah pusat yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia. Lahan seluas 8 hektare di samping Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sarolangun telah ditetapkan sebagai lokasi pembangunan.
Kadis Sosial Sarolangun, Drs. Muhammad Idrus, menyatakan bahwa usulan tipe A ini telah melalui serangkaian verifikasi. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Kerja (Satker) dari Provinsi Jambi dan perwakilan pusat yang sebelumnya telah meninjau langsung lokasi yang disiapkan.
Perbedaan Tipe A dan Tipe B Sekolah Rakyat
Idrus menjelaskan bahwa usulan tipe A mencakup tiga jenjang pendidikan, yaitu SD, SMP, dan SMA. Sementara itu, tipe B hanya menyediakan dua jenjang, yakni SD dan SMP. "Kita usulkan tipe A. Lahan, karena kami juga mendapatkan ini sudah ditetapkan di situ (samping LP Sarolangun), dan sudah disetujui oleh Satker dari Provinsi dan juga dari pusat kemarin, sudah ngecek lokasi, ya itu yang kita tetapkan," kata Idrus.
Target Operasional dan Skema Asrama
Pembangunan Sekolah Rakyat di Sarolangun ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026. Idrus berharap proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. "Kami harapkan ini bisa berjalan tahun 2026 ini, sehingga nanti di akhir tahun itu sudah selesai," ujarnya.
Sekolah ini dirancang dengan sistem asrama. Seluruh peserta didik yang berasal dari keluarga tidak mampu akan tinggal di asrama selama mengikuti pendidikan. "Di mana nanti yang bakal sekolah di situ adalah memang orang-orang yang tidak mampu dan itu nanti akan di asramakan," kata Idrus menambahkan.
Kolaborasi Lintas OPD untuk Sukseskan Program
Untuk merealisasikan program ini, Dinas Sosial Sarolangun berkolaborasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Mereka antara lain Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BPKAD, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Idrus mengakui dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam kelancaran program ini. "Kami harap juga tidak ada hambatan, dan mudah-mudahan juga ini dukungan dari masyarakat kita yang lebih penting," kata dia.