JAMBI — Sebanyak 60 calon kepala sekolah dari Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur mengikuti program SAHABAT (Sarana Hadapi Belajar Aktif dan Berprestasi) yang digagas PetroChina. Program ini fokus pada peningkatan kapasitas kepemimpinan berbasis teknologi digital, bekerja sama dengan Universitas Jambi dan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Jambi.
Beasiswa Vokasi Migas untuk Talenta Lokal
PetroChina membuka pendaftaran Program Beasiswa PEM Akamigas Palembang tahun akademik 2026/2027. Jenjang Diploma III ini mencakup tiga jurusan: Teknik Analisis Laboratorium Migas, Teknik Pengolahan Migas, serta Teknik Eksplorasi Produksi Migas.
Beasiswa tersebut dirancang sebagai jembatan bagi talenta lokal untuk mengakses pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri migas. Pelajar dari kedua kabupaten di Jambi bisa mendaftar dan bersaing mendapatkan kesempatan ini.
Pelajar Terpilih Ikut Program Kepemimpinan Global
Dalam pengembangan kapasitas generasi muda, PetroChina bersama SKK Migas dan Yayasan Bina Antarbudaya mendukung pelaksanaan Education & Workshop Program for AFS Global Future Leader Network. Peserta memperoleh pembekalan keterampilan digital, design thinking, dan pemahaman mengenai Sustainable Development Goals (SDGs).
Sejumlah pelajar terpilih akan ambil bagian dalam program yang mempersiapkan pemimpin muda berdaya saing global ini.
1.000 Set Meja Kursi untuk Sekolah
Di bidang sarana fisik, PetroChina menyalurkan bantuan 1.000 set meja dan kursi siswa. Sebanyak 500 set didistribusikan ke Tanjung Jabung Barat dan 500 set sisanya ke Tanjung Jabung Timur.
Penyaluran ribuan perangkat ini diharapkan meningkatkan kenyamanan siswa dalam menyerap ilmu di sekolah. Fasilitas belajar yang layak menjadi faktor penting dalam menunjang proses pendidikan di daerah.
PUSTAKA BERKAH: Perpustakaan hingga Sekolah Lansia
Di Tanjung Jabung Timur, PetroChina mengembangkan program PUSTAKA BERKAH yang mencakup pengembangan Sanggar Bekisah dan Sekolah Lansia. Inisiatif ini dikerjakan bersama Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Program berbasis komunitas itu menegaskan strategi perusahaan dalam memperkuat ekosistem belajar masyarakat. Pendidikan tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga kelompok usia lanjut dan komunitas lokal.