Pencarian

Empat SMA Negeri di Kota Jambi Buka Kelas Khusus Olahraga, SPMB 2026/2027 Masuki Tahap Daftar Ulang

Selasa, 30 Juni 2026 • 20:42:01 WIB
Empat SMA Negeri di Kota Jambi Buka Kelas Khusus Olahraga, SPMB 2026/2027 Masuki Tahap Daftar Ulang
Empat SMA Negeri di Kota Jambi resmi membuka kelas khusus olahraga untuk pembinaan atlet pelajar.

JAMBI — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar, mengonfirmasi bahwa empat sekolah telah ditunjuk untuk menyelenggarakan kelas khusus olahraga. Keempat sekolah tersebut adalah SMA Negeri 1, SMA Negeri 3, SMA Negeri 5, dan SMA Negeri 10 Kota Jambi.

“Kami berharap hasil penjaringan ini benar-benar dimanfaatkan sekolah untuk membentuk kelas khusus olahraga sehingga pembinaan atlet pelajar dapat berjalan lebih maksimal,” kata Umar saat diwawancarai, Selasa (30/6).

Program ini merupakan bagian dari upaya pemprov dalam membina atlet pelajar sejak dini. Sekolah yang ditunjuk diharapkan dapat memanfaatkan momentum SPMB untuk menjaring bibit-bibit unggul di bidang olahraga.

Proses Daftar Ulang Berjalan, Data Offline Masih Direkapitulasi

Umar menyebutkan bahwa seluruh tahapan penerimaan murid baru tahun ini berjalan sesuai jadwal. Pengumuman hasil seleksi telah disampaikan melalui laman resmi dan media informasi masing-masing sekolah.

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Pengumuman sudah dilakukan melalui website maupun media yang dimiliki satuan pendidikan. Sekarang prosesnya tinggal daftar ulang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya belum bisa merilis angka pasti jumlah calon murid yang belum diterima. Pasalnya, data pendaftar yang mengikuti proses secara luring (offline) masih dalam tahap rekapitulasi. Sementara itu, data peserta daring sudah bisa diakses melalui aplikasi masing-masing sekolah.

Tak Ada Laporan Penyimpangan, Satu Kasus Terkait Administrasi

Dinas Pendidikan Provinsi Jambi memastikan hingga saat ini belum menerima laporan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan SPMB. Umar mengakui sempat muncul satu laporan dari SMA Negeri 4 Kota Jambi, namun setelah diverifikasi, persoalan tersebut murni berkaitan dengan kelengkapan administrasi.

“Setelah diverifikasi ternyata persyaratannya memang tidak dapat dibuktikan sesuai ketentuan,” ujar Umar.

Ia juga menanggapi keluhan masyarakat terkait peserta yang tidak lolos melalui jalur domisili maupun jalur prestasi. Pada jalur domisili, seleksi tidak hanya mempertimbangkan jarak tempat tinggal ke sekolah, tetapi juga kelengkapan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK) yang telah diterbitkan minimal satu tahun sebelum pendaftaran.

“Bisa jadi ada salah satu persyaratan yang tidak terpenuhi. Sebelum dinyatakan tidak memenuhi syarat, verifikator biasanya sudah memberikan alasan hasil verifikasi yang dapat dilihat melalui akun masing-masing pendaftar,” jelasnya.

Sistem Penjenjangan Prestasi Diterapkan, Prestasi Internasional Lebih Bobot

Untuk jalur prestasi, Umar menegaskan seluruh proses penilaian mengikuti regulasi pemerintah. Pada SPMB tahun ini, diterapkan sistem penjenjangan prestasi. Prestasi tingkat internasional memiliki bobot penilaian lebih tinggi dibandingkan prestasi nasional.

“Kami tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. Mungkin ada yang belum puas dengan hasilnya, tetapi kami tidak bisa mengakomodasi semua keinginan. Yang terpenting, kami berupaya agar anak-anak yang berprestasi tetap dapat diterima di sekolah pilihannya,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks