Pencarian

Karhutla di Jambi Capai 139 Hektare hingga Awal Juli 2026, Sarolangun Catatkan Lahan Terbakar Terluas Hampir 40 Hektare

Rabu, 08 Juli 2026 • 23:25:31 WIB
Karhutla di Jambi Capai 139 Hektare hingga Awal Juli 2026, Sarolangun Catatkan Lahan Terbakar Terluas Hampir 40 Hektare
Lahan terbakar akibat karhutla di Jambi mencapai 139 hektare hingga awal Juli 2026.

JAMBI — BPBD Provinsi Jambi merilis data akumulasi karhutla yang terjadi selama hampir tujuh bulan terakhir. Angka 139 hektare tersebut merupakan hasil rekapitulasi yang sudah masuk ke posko, sementara beberapa titik kebakaran terbaru masih dalam proses penghitungan luas lahan terdampak di lapangan.

Sarolangun Catat Lahan Terbakar Hampir 40 Hektare

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, menyebutkan bahwa hampir seluruh kabupaten dan kota di Jambi mengalami kebakaran. Namun, hingga saat ini belum ada laporan dari Kota Sungaipenuh, Kabupaten Kerinci, Kota Jambi, dan Kabupaten Bungo.

"Yang paling banyak terjadi di Kabupaten Sarolangun, dengan luas kurang lebih hampir 40 hektare. Itu dihitung sejak Januari hingga hari ini," ujar Bachyuni, Rabu (8/7).

Status Siaga Darurat Karhutla Telah Ditetapkan Sejak Akhir Mei

Pemerintah Provinsi Jambi telah menetapkan status siaga darurat karhutla pada 27 Mei 2026. Artinya, data 139 hektare tersebut merupakan akumulasi kejadian sejak tiga bulan sebelum status siaga diberlakukan, ditambah sekitar empat bulan setelahnya.

Bachyuni menjelaskan, kebakaran terjadi di dua jenis lahan, yakni gambut dan mineral. Salah satu kejadian terbaru berada di Desa Tanjung, Kabupaten Muaro Jambi, yang merupakan kawasan semi gambut dengan luas sekitar lima hektare.

Proses Pendataan di Lapangan Masih Berlangsung

"Di Muaro Jambi, tepatnya di Desa Tanjung, lahan yang terbakar merupakan kawasan semi gambut dengan luas sekitar lima hektare. Namun hingga hari ini masih dilakukan penghitungan sesuai prosedur yang berlaku. Nanti data final akan masuk ke posko," kata Bachyuni.

BPBD Provinsi Jambi terus melakukan koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota untuk memperbarui data luas lahan terbakar. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat kondisi cuaca yang masih mendukung penyebaran api.

Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks