MUARO JAMBI — Kesepakatan bersama antara Pemkab Muaro Jambi dan PT Pegadaian Area Jambi resmi diteken di Ruang Ridan, Kantor Bupati, Senin (13/7/2026) pagi. Penandatanganan ini merupakan tahap akhir dari proses koordinasi yang berlangsung sejak pengajuan surat permohonan kerja sama oleh PT Pegadaian pada 21 Mei 2026 lalu.
Proses Finalisasi Draf Sejak Juni 2026
Sebelum dokumen ditandatangani, kedua pihak telah melakukan pembahasan intensif. Draf kerja sama difinalisasi oleh PT Pegadaian Area Jambi bersama Bagian Kerja Sama yang mewakili Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) Kabupaten Muaro Jambi melalui pertemuan virtual dan pertukaran dokumen pada 24 dan 29 Juni 2026.
Pimpinan PT Pegadaian Area Jambi, Marzuki, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin selama proses pembahasan. "Kami sangat berterima kasih atas sambutan baik dari Pemkab Muaro Jambi. Melalui Kesepakatan Bersama ini, kami berharap fitur layanan dan produk Pegadaian dapat lebih mudah dijangkau," ujarnya.
Fokus pada Literasi Keuangan dan Permodalan UMKM
Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, yang hadir mewakili pemerintah daerah menekankan agar kerja sama ini tidak berhenti sebagai dokumen formal. Ia mendorong implementasi program nyata di lapangan, khususnya bagi pelaku usaha mikro.
"Kerja sama dengan PT Pegadaian ini kami harapkan tidak sekadar menjadi dokumen di atas kertas, tetapi mampu diimplementasikan dalam bentuk program nyata. Terutama dalam memberikan literasi keuangan dan kemudahan akses permodalan bagi para pelaku usaha mikro di daerah kita," tegas Junaidi.
Apa Saja yang Akan Dioptimalkan?
Melalui kolaborasi ini, Pemkab Muaro Jambi berharap masyarakat dapat memperoleh akses layanan keuangan yang lebih mudah, aman, dan inklusif. Target utamanya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dari sektor usaha mikro dan kecil yang selama ini kerap kesulitan mengakses pembiayaan formal.
Marzuki menambahkan, kerja sama ini diharapkan mampu memberikan solusi keuangan yang inklusif serta turut mendorong perputaran roda ekonomi masyarakat di Muaro Jambi.