Pencarian

Bank Jambi Dorong Ekspansi Kredit ke Sektor Produktif, UMKM dan Agribisnis Jadi Prioritas

Kamis, 06 Agustus 2026 • 15:25:31 WIB
Bank Jambi Dorong Ekspansi Kredit ke Sektor Produktif, UMKM dan Agribisnis Jadi Prioritas
Direktur Utama Bank Jambi memaparkan strategi ekspansi kredit prioritas untuk sektor UMKM dan agribisnis dalam konferensi pers di Jambi.

JAMBI — Bank Jambi tengah menggeser strategi bisnisnya dengan memprioritaskan pembiayaan pada sektor-sektor yang berdampak luas bagi masyarakat. Langkah ini ditempuh di tengah dinamika pasar keuangan yang kompetitif, di mana bank pelat merah tersebut dituntut memperkuat fungsi intermediasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Pengamat perbankan Laila Farhat menilai Bank Jambi memiliki mandat yang berbeda dibanding bank komersial umumnya. Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), lembaga ini tidak hanya mengejar profitabilitas, tetapi juga mengemban peran sebagai katalisator pembangunan ekonomi Jambi.

"Sebagai BPD, Bank Jambi memiliki mandat yang berbeda dengan bank komersial pada umumnya. Selain menjaga kinerja keuangan yang sehat, Bank Jambi juga harus menjadi katalis pembangunan daerah melalui pembiayaan yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan," ujar Laila.

Prioritas Pembiayaan: UMKM hingga Industri Pengolahan

Untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, ekspansi kredit Bank Jambi diarahkan pada sektor-sektor yang memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi masyarakat. Sektor yang menjadi prioritas meliputi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agribisnis, perkebunan, perdagangan, serta industri pengolahan.

Strategi ini diyakini mampu mendongkrak perekonomian lokal secara lebih merata. Pembiayaan ke sektor riil dinilai lebih efektif dalam menciptakan lapangan kerja dibanding penyaluran kredit konsumtif semata.

Transformasi Digital dan Penguatan Dana Murah

Di sisi lain, Bank Jambi terus mengakselerasi transformasi digital untuk mendongkrak efisiensi operasional dan memperluas jangkauan layanan keuangan. Digitalisasi dinilai efektif dalam memperkuat basis nasabah di era modern, terutama menjangkau masyarakat di pelosok Provinsi Jambi.

Kendati demikian, Laila mengingatkan pentingnya menyeimbangkan digitalisasi dengan manajemen risiko dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Ia juga mendorong Bank Jambi menggenjot penghimpunan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA).

Optimalisasi dana murah memberikan keleluasaan bagi bank dalam menawarkan suku bunga kredit yang kompetitif. Hal ini tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudential banking) yang menjadi pilar utama menjaga kinerja bisnis berkelanjutan.

Keseimbangan Kualitas Aset dan Permodalan

Keseimbangan antara ekspansi kredit, kualitas aset, likuiditas, dan permodalan menjadi kunci utama. Berbekal fundamental yang solid, Bank Jambi dinilai mempunyai kans besar menembus jajaran regional champion di industri perbankan nasional.

"Dengan fundamental yang kuat, strategi bisnis yang adaptif, serta sinergi yang erat dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha, Bank Jambi dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jambi sekaligus memperkuat inklusi keuangan di seluruh wilayah provinsi," pungkas Laila.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jernih.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks