Pencarian

Dokumen Pengadilan Ungkap Kekhawatiran Microsoft soal Scraping OpenAI

Jumat, 18 September 2026 • 18:34:01 WIB
Dokumen Pengadilan Ungkap Kekhawatiran Microsoft soal Scraping OpenAI

JAMBI — Dokumen pengadilan yang baru dibuka mengungkap kekhawatiran sejumlah eksekutif Microsoft dan OpenAI terhadap praktik scraping data untuk melatih ChatGPT. Direktur Applied Science Microsoft, Dr. Brent Hecht, menyebut praktik itu sebagai "pencurian tenaga kerja terbesar dalam sejarah manusia". Ungkapan tersebut muncul di tengah gugatan hak cipta yang diajukan The New York Times terhadap OpenAI dan Microsoft sejak 2023.

Dokumen pengadilan yang baru saja dibuka ke publik memuat sejumlah komunikasi internal antara eksekutif Microsoft dan OpenAI. Isinya berbeda jauh dari sikap resmi kedua perusahaan di hadapan hukum. Para petinggi itu ternyata menyadari risiko besar dari cara ChatGPT dilatih, yakni dengan menyedot jutaan artikel berita dari internet.

Materi tersebut dirilis sebagai bagian dari gugatan hak cipta yang dilayangkan The New York Times bersama lima penulis lain pada 2023. Mereka menuduh perusahaan teknologi besar melanggar hukum dengan mengambil jutaan artikel tanpa izin maupun kompensasi.

Pencurian Tenaga Kerja Terbesar dalam Sejarah

Direktur Applied Science Microsoft, Dr. Brent Hecht, memakai diksi yang keras. Ia menyamakan cara OpenAI mengumpulkan data latih dengan "pencurian tenaga kerja terbesar dalam sejarah manusia".

Hecht juga memperingatkan soal "doom loop" yang bisa menjerat industri media. Dalam catatan lain, ia menyebut model AI besar sebagai "produk yang menghancurkan rantai pasoknya sendiri".

Dari sisi OpenAI, eksekutif Nick Turley menyebut praktik ini sebagai "ancaman eksistensial bagi penerbit". Ia juga mengakui produk AI bersifat "largely substitutive" terhadap jurnalisme alias mengambil alih fungsi bacaan berita.

Bypass Paywall dan Hapus Notice Hak Cipta

Dokumen tanpa sensor itu membeberkan cara OpenAI dan mitranya memperoleh bahan latih. Mereka disebut menembus paywall alias dinding berbayar situs berita, membangun dataset dari jutaan dokumen, dan menghapus keterangan hak cipta dari data latih.

Satu temuan yang cukup mencolok: seorang karyawan melaporkan trik baru untuk menembus paywall kepada Presiden OpenAI Greg Brockman. Jawaban Brockman singkat, "ah nice", menurut dokumen tersebut.

Dokumen internal Microsoft tahun 2023 bahkan menyebut jutaan orang di dunia akan menganggap model besar "menyedot" seluruh karya mereka sebagai pencurian tak tertandingi.

Microsoft Menyangkal Pernyataan Karyawannya Sendiri

Microsoft tidak tinggal diam. Juru bicara perusahaan, Alex Haurek, menegaskan posisi resmi perusahaan mengacu pada berkas pengadilan mereka.

"Microsoft's position is set out in its court filings, which explain why these transformative uses are consistent with copyright law and why Copilot is not a substitute for publishers' journalism," ujar Haurek kepada The New York Times.

Pernyataan itu praktis membatalkan pernyataan karyawannya sendiri. Sikap resmi Microsoft berbanding terbalik dengan kekhawatiran yang tercatat di dokumen internal.

Mengapa Gugatan NYT Penting

Sejumlah gugatan serupa sudah dimenangkan perusahaan AI. Namun para hakim secara tegas menyatakan putusan itu diambil karena hukum seputar penggunaan AI belum final.

Gugatan NYT dianggap paling menentukan. Perkara ini akan menguji apakah perusahaan AI boleh mengakses data berhak cipta lewat doktrin "fair use", yang biasanya dipakai untuk kasus parodi atau jurnalisme.

Bagi pengguna Indonesia, implikasi kasus ini terasa di dua sisi. Kualitas jawaban chatbot bergantung pada data latih, sementara penerbit lokal juga menghadapi risiko serupa saat konten mereka disedot tanpa kompensasi.

Dokumen yang dirilis baru berupa kutipan tanpa konteks lengkap. Artinya, gambaran utuh soal cara kedua perusahaan mengambil bahan latih masih menunggu proses persidangan berjalan.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks