Pencarian

Bupati Bungo Dedy Putra Buka Open Pacuan Perahu di Dusun Rantau Pandan, Tradisi Tahunan yang Jadi Daya Tarik Wisata

Jumat, 29 Mei 2026 • 12:35:01 WIB
Bupati Bungo Dedy Putra Buka Open Pacuan Perahu di Dusun Rantau Pandan, Tradisi Tahunan yang Jadi Daya Tarik Wisata
Bupati Bungo Dedy Putra membuka secara resmi Open Pacuan Perahu di Dusun Rantau Pandan.

BUNGO — Ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Bungo memadati Tepian Lamo Masjid Al-Furqon, Dusun Rantau Pandan, untuk menyaksikan langsung Open Pacuan Perahu yang resmi dibuka Bupati Dedy Putra, Kamis (28/5/2026). Suasana meriah terasa sejak pagi hari saat para peserta dan masyarakat berkumpul di tepian sungai.

Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional secara simbolis oleh para tokoh masyarakat dan perwakilan ibu-ibu setempat. Ritual pembukaan ini menjadi ciri khas yang membedakan gelaran pacuan perahu di Dusun Rantau Pandan dengan event serupa di daerah lain.

Tradisi Leluhur yang Dirawat Warga

Open Pacuan Perahu Dusun Rantau Pandan bukan sekadar lomba tahunan. Kegiatan ini telah menjadi agenda budaya turun-temurun yang selalu dinanti warga. Bupati Dedy Putra dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang konsisten menjaga tradisi ini.

"Tradisi seperti ini harus terus kita lestarikan karena menjadi identitas budaya masyarakat Bungo. Selain itu, kegiatan ini juga mampu menjadi daya tarik wisata daerah," ujar Dedy Putra di hadapan warga yang hadir.

Dampak Ekonomi Langsung ke Pedagang Lokal

Keramaian yang tercipta dari gelaran pacuan perahu memberikan dampak langsung bagi perekonomian warga sekitar. Puluhan pedagang lokal memanfaatkan momen ini untuk berjualan aneka kuliner dan minuman di sepanjang lokasi acara.

Bupati Dedy Putra berharap kegiatan ini dapat berjalan aman, tertib, dan sportif. Ia juga menekankan bahwa meningkatnya kunjungan warga dari luar daerah otomatis menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat.

Peserta dari Berbagai Wilayah Siap Bertanding

Pacuan perahu di Dusun Rantau Pandan telah lama dikenal sebagai ajang yang menarik perhatian peserta dari berbagai pelosok Kabupaten Bungo. Setiap tahun, puluhan perahu tradisional yang telah dihias dan dimodifikasi untuk kecepatan siap berlomba di aliran sungai.

Antusiasme warga yang memadati tepian sungai sejak pagi menjadi bukti bahwa tradisi ini masih memiliki tempat khusus di hati masyarakat Bungo. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarwarga yang jarang bertemu karena kesibukan sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Bungo berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian budaya lokal seperti Open Pacuan Perahu. Selain menjaga identitas daerah, kegiatan ini dinilai efektif sebagai strategi promosi pariwisata yang mengandalkan kearifan lokal.

Bagikan
Sumber: jambiprima.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks