MUARO JAMBI — Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, SP, MM, MSI, atau yang akrab disapa BBS, memastikan proyek jalan beton di ruas Pelabuhan Talang Duku hingga Simpang Tiga Desa Kemingking Dalam, Kecamatan Taman Rajo, berjalan sesuai target. Pengecekan langsung dilakukan pada Kamis (11/6/2026).
Proyek infrastruktur ini menelan dana pusat sebesar Rp 16,4 miliar. Dalam kunjungannya, BBS didampingi sejumlah pejabat teras kabupaten, seperti Kepala Dinas PUPR Anjar Prabowo, Kadis Lingkungan Hidup Taufik, Kadis Kominfo Faisal Harahap, Kadis Kesehatan Aang Hambali, Kadishub Maman, serta Camat Taman Rajo Hanan bersama para kepala desa setempat.
Spesifikasi Jalan Beton yang Tahan Deformasi
Jalan selebar 7 meter ini dibangun dengan teknologi perkerasan beton semen. Pemilihan metode ini disesuaikan dengan karakter jalur yang setiap hari dilintasi kendaraan logistik bertonase tinggi. Secara teknis, proyek mencakup penanganan 1,166 kilometer pada ruas Talang Duku dan tambahan 0,2 kilometer ke arah Tebat Patah.
Kekuatan jalan ditopang oleh struktur berlapis. Mulai dari pondasi dasar agregat kelas A setebal 20 sentimeter, lapisan beton kurus setebal 10 sentimeter, hingga perkerasan utama beton semen setebal 30,5 sentimeter. Untuk aspek keselamatan, bahu jalan timbunan selebar setengah hingga satu meter disediakan sebagai ruang darurat kendaraan.
Investasi Jangka Panjang untuk Konektivitas Daerah
BBS menegaskan bahwa kombinasi struktur kokoh ini dirancang agar jalan memiliki umur layanan panjang sekaligus menekan biaya pemeliharaan. “Ini merupakan investasi strategis jangka panjang bagi konektivitas daerah,” ujarnya di sela-sela peninjauan.
Meskipun dikerjakan oleh BPJN menggunakan dana APBN, Bupati menekankan dampak positifnya seratus persen dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha di Muaro Jambi. Dengan rampungnya proyek ini, BBS berharap keluhan warga terkait infrastruktur rusak dapat berkurang.
Harapan Bupati: Masyarakat Ikut Merawat Jalan
BBS juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat jalur beton ini. “Demi kemaslahatan bersama,” katanya. Proyek ini menjadi salah satu prioritas untuk menopang urat nadi perekonomian dan arus logistik di Muaro Jambi.