Pencarian

BI Catat Penjualan Rumah Kuartal II-2026 Membaik, Harga Properti Naik Terbatas

Minggu, 09 Agustus 2026 • 08:37:01 WIB
BI Catat Penjualan Rumah Kuartal II-2026 Membaik, Harga Properti Naik Terbatas
Penjualan rumah kuartal II-2026 tercatat membaik seiring laju kenaikan harga properti yang tetap terbatas.

JAMBI — Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia (BI) yang dirilis pekan ini menunjukkan sinyal pemulihan bertahap di sektor properti residensial. Meski penjualan secara nasional masih berada di zona negatif, laju kontraksinya melambat jauh dibandingkan kuartal II-2025 yang sempat anjlok hingga 25,67%.

Dari sisi harga, BI mencatat Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) berada di level 110,89 pada kuartal II-2026, tumbuh 0,69% secara tahunan. Laju kenaikan ini sedikit lebih tinggi dibandingkan kuartal I-2026 yang sebesar 0,62%, namun tetap berada dalam kisaran terbatas.

Segmen Rumah Besar Jadi Motor Utama, Kelas Menengah Justru Melemah

Pemulihan penjualan tidak merata di semua segmen. Kategori rumah tipe besar menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan penjualan 13,08% secara tahunan, berbalik tajam dari posisi terkontraksi 8,03% pada kuartal II-2025.

Segmen rumah tipe kecil juga menunjukkan perbaikan, dengan kontraksi yang menyempit ke -2,88% secara tahunan dibandingkan -45,59% pada periode yang sama tahun lalu. Kondisi berbeda terjadi pada rumah tipe menengah yang justru terkontraksi -10,51% secara tahunan, setelah sebelumnya sempat tumbuh 8,28% pada kuartal II-2025.

  • Rumah tipe besar: penjualan tumbuh 13,08% YoY
  • Rumah tipe kecil: kontraksi menyempit ke -2,88% YoY
  • Rumah tipe menengah: terkontraksi -10,51% YoY

Harga Rumah Tipe Menengah Paling Tangguh, Tipe Kecil Melambat

Dari sisi indeks harga, rumah tipe menengah mencatat pertumbuhan tertinggi di level 0,83% secara tahunan, meski sedikit melambat dari 0,88% pada kuartal sebelumnya. Indeks harga tipe ini berada di posisi 114,01, level tertinggi dibandingkan segmen lainnya.

Sementara itu, kenaikan harga rumah tipe besar justru mengalami akselerasi menjadi 0,68% secara tahunan dari 0,5% pada kuartal I-2026. Sebaliknya, rumah tipe kecil mencatat perlambatan pertumbuhan harga menjadi 0,49% secara tahunan, turun dari 0,61% pada kuartal sebelumnya.

Peta Harga di 18 Kota: Banjarmasin dan Pekanbaru Menonjol

Dari 18 kota yang disurvei BI, sebanyak 10 kota mencatatkan peningkatan pertumbuhan harga rumah secara tahunan, 7 kota mengalami penurunan pertumbuhan, dan 1 kota relatif stabil. Banjarmasin menjadi sorotan dengan kenaikan harga rumah 1,29% secara tahunan, meningkat dari 0,52% pada kuartal I-2026.

Pekanbaru juga mencatat perbaikan signifikan, dengan pertumbuhan harga 3,23% secara tahunan, berbalik dari posisi terkontraksi -0,03% pada kuartal sebelumnya. Di sisi lain, Padang dan Balikpapan mengalami perlambatan masing-masing menjadi 0,63% dan 1,19% secara tahunan.

Perbaikan penjualan yang diiringi kenaikan harga yang terbatas ini menunjukkan bahwa pengembang masih berhati-hati dalam menaikkan harga di tengah tekanan daya beli masyarakat. Para pelaku usaha properti diperkirakan akan terus mengandalkan segmen rumah besar yang menunjukkan permintaan paling sehat, sementara segmen menengah perlu stimulus tambahan untuk mendorong akselerasi.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: investortrust.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks