Pencarian

8 dari 11 Kecamatan di Muaro Jambi Rawan Karhutla, ISPU Capai 200 dan 35.000 Masker Dibagikan

Selasa, 25 Agustus 2026 • 14:52:01 WIB
8 dari 11 Kecamatan di Muaro Jambi Rawan Karhutla, ISPU Capai 200 dan 35.000 Masker Dibagikan
Petugas memantau titik api di lahan gambut yang rawan karhutla di Kabupaten Muaro Jambi.

MUARO JAMBI — Ancaman kebakaran hutan dan lahan di Muaro Jambi memasuki fase kritis. Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno membeberkan bahwa lahan gambut menjadi tantangan terbesar karena api dapat menjalar di bawah permukaan, sehingga dibutuhkan penanganan berkelanjutan, bukan sekadar pemadaman di permukaan.

Data yang disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Menteri Kehutanan itu menyebutkan, kerawanan mencakup sekitar 42 hektare lahan mineral dan 255 hektare lahan gambut. Luasan tersebut tersebar di delapan kecamatan yang masuk zona rawan.

Kecepatan Respons Kunci Cegah Api Meluas

Bambang menegaskan bahwa setiap informasi titik api harus langsung ditindaklanjuti tanpa menunggu api membesar. "Dengan bantuan dan dukungan semua pihak, kita terus melakukan percepatan ketika mendapatkan informasi mengenai kebakaran. Kecepatan dalam merespons sangat penting agar api tidak meluas," ujar Bambang dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).

Strategi ini melibatkan petugas lapangan, masyarakat, serta unsur lintas sektor agar proses penanganan berjalan terpadu. Pemerintah daerah juga memperkuat sistem deteksi dini dan kesiapsiagaan warga di titik-titik rawan.

Kualitas Udara Buruk, Sekolah Diliburkan

Dampak karhutla mulai dirasakan langsung warga. Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mencatat ISPU berada di kisaran angka 200, level yang berisiko mengganggu aktivitas kelompok rentan seperti anak-anak.

Sebagai langkah antisipasi, edaran resmi telah diterbitkan mengenai peliburan sementara kegiatan pembelajaran bagi peserta didik jenjang PAUD, TK, hingga SMP. Kebijakan ini dievaluasi secara berkala mengikuti perkembangan kualitas udara dan situasi karhutla di lapangan.

Distribusi 35.000 Masker ke Sekolah dan Fasilitas Kesehatan

Untuk menekan risiko paparan asap, Pemkab Muaro Jambi telah mendistribusikan sekitar 35.000 masker. Sasaran utamanya adalah masyarakat umum, sekolah, rumah sakit, dan puskesmas di seluruh kecamatan.

Distribusi ini berjalan paralel dengan upaya pemadaman di sumber kebakaran. Pemerintah pusat juga menyiapkan tambahan satu unit pesawat water bombing untuk memperkuat operasi udara, terutama untuk lokasi yang sulit dijangkau jalur darat.

Peran Masyarakat Garda Terdepan

Dengan luas wilayah dan karakteristik lahan gambut yang dimiliki, pengendalian karhutla di Muaro Jambi tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Pelaporan cepat dari warga menjadi mata rantai penting agar setiap indikasi kebakaran dapat ditangani sebelum meluas.

Karhutla di Muaro Jambi bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan publik, kelangsungan pendidikan, dan aktivitas ekonomi warga. Koordinasi antara pemerintah daerah, Manggala Agni, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam strategi penanggulangan jangka pendek maupun panjang.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambiprima.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks