JAMBI — Kesempatan menjajal Mitsubishi New Xforce HEV di sela-sela GIIAS 2026 memberikan gambaran awal yang menarik. Kami mencoba memahami bagaimana klaim "kenyamanan adaptif" bekerja dalam praktik, bukan sekadar membaca siaran pers. Fokus pengujian kali ini adalah karakter berkendara, diferensiasi visual, dan bagaimana sistem hybrid bekerja di berbagai situasi lalu lintas yang kami lewati.
Bukan Cuma Soal Irit: Karakter EV yang Dominan di Perkotaan
Berbeda dari pendekatan hybrid yang seringkali hanya berfokus pada penghematan bahan bakar, New Xforce HEV ini terasa dirancang untuk mengubah pengalaman berkendara. Motor listriknya yang menghasilkan 116 PS dan torsi 255 Nm menjadi penggerak utama saat mulai berjalan atau melaju pelan. Hasilnya, akselerasi terasa linear dan mudah dikontrol, tanpa hentakan atau suara mesin yang mengganggu.
Sistem bekerja otomatis menganalisis kondisi jalan, kecepatan, dan beban untuk menentukan sumber tenaga terbaik. Saat lalu lintas padat, motor listrik lebih dominan, dan mesin bensin 1.6 liter 4A92 DOHC MIVEC (107 PS, 134 Nm) menyala secara halus untuk mengisi baterai. Transisinya nyaris tidak terasa, memberikan kesan kabin yang tenang dan minim getaran, persis seperti yang mereka klaim.
Tujuh Mode Berkendara: Dari EV Murni hingga Siap Off-Road
Mitsubishi menambahkan tiga mode baru pada New Xforce HEV, sehingga total menjadi tujuh pilihan. Selain Normal, Wet, Gravel, dan Mud yang sudah ada, kini hadir Tarmac, EV Priority, dan Charge. Mode EV Priority memaksa penggunaan listrik lebih lama, sementara Charge memanfaatkan mesin bensin untuk mengisi baterai. Ini memberikan fleksibilitas yang tidak umum ditemui pada kompetitor di kelasnya.
Menariknya, keunggulan sistem ini disebut mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 km dalam sekali pengisian penuh. Kami belum bisa memverifikasi angka ini dalam pengujian singkat, tetapi logika sistem yang mengutamakan motor listrik di perkotaan dan mengisi ulang saat deselerasi memang dirancang untuk efisiensi maksimal. Perlu pengujian lebih lama untuk membuktikan klaim tersebut.
Diferensiasi Visual yang Jelas, tapi Ada Konsekuensinya
Secara visual, New Xforce HEV tidak malu menunjukkan identitasnya. Pelek 18 inci dengan desain khusus HEV, badge di beberapa sisi, aksen smoke pada lampu belakang, dan frameless panoramic roof menjadi pembeda utama. Di dalam kabin, electric shifter memberikan kesan modern dan futuristik.
Namun, ada beberapa catatan penting. Pertama, atap panorama tanpa bingkai memang terlihat mewah, tapi di iklim tropis Indonesia, ini bisa menjadi perhatian terkait panas kabin. Kedua, fitur keselamatan seperti FCM, ACC with low-speed follow, BSW, dan RCTA sudah lengkap, tetapi kami belum bisa menguji efektivitasnya secara menyeluruh dalam sesi singkat ini.
Premium Package: Fitur Tambahan yang Menentukan Harga
MMKSI juga menawarkan Premium Package yang menambah fitur seperti Dynamic Sound Yamaha Premium, power tailgate, power driver seat, dan wireless charger. Paket ini jelas akan menaikkan harga jual. Pertanyaannya adalah apakah fitur kenyamanan ini cukup signifikan untuk membuat konsumen merogoh kocek lebih dalam, atau justru fitur standar yang sudah ada sudah cukup memuaskan.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
- Harga resmi belum diumumkan hingga artikel ini ditulis, membuat posisinya di pasar masih belum jelas.
- Efektivitas panoramic roof terhadap panas kabin di cuaca tropis perlu diuji lebih lama.
- Klaim jarak tempuh 1.000 km masih perlu pembuktian melalui uji jalan nyata yang lebih panjang, bukan hanya kondisi ideal.
- Performa mesin bensin murni mungkin terasa kurang bertenaga saat baterai dalam kondisi kosong dan membutuhkan akselerasi tinggi di jalan tol.
New Xforce HEV ini jelas bukan sekadar versi "irit" dari Xforce biasa. Ia menawarkan pengalaman berkendara yang lebih premium dan tenang, terutama di perkotaan. Namun, keputusan untuk membeli sangat bergantung pada harga akhir dan bagaimana performa jarak jauhnya nanti. Kami menantikan kesempatan untuk menguji lebih dalam, terutama soal konsumsi BBM riil dan kenyamanan suspensi di berbagai kondisi jalan.