BUNGO — Dua infrastruktur dasar yang dibangun melalui program TMMD ke-129 resmi beroperasi di Kabupaten Bungo. Jembatan gantung sepanjang 120 meter di Desa Datar dan sumur bor di Desa Rantau Duku diharapkan menjawab kebutuhan mendasar warga akan akses mobilitas dan air bersih.
Peresmian dilakukan Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang sama juga diikuti secara daring dari Jakarta, di mana Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih secara nasional.
Jembatan 120 Meter untuk Mobilitas Warga dan Anak Sekolah
Jembatan gantung di Desa Datar dibangun untuk memutus isolasi wilayah. Sebelumnya, warga harus menempuh jalur memutar untuk menyeberang atau mengakses pusat kecamatan.
Brigjen TNI Nyamin menyebut infrastruktur ini akan memperlancar mobilitas harian, termasuk akses anak-anak menuju sekolah. "Jembatan ini dibangun untuk memudahkan akses masyarakat dan anak-anak ke sekolah. Semoga jembatan ini memberikan manfaat besar bagi warga dan mampu mendorong kemajuan serta perekonomian masyarakat," ujarnya.
Sumur Bor Solusi Kebutuhan Air Bersih di Rantau Duku
Di Desa Rantau Duku, fasilitas sumur bor dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Keberadaan sumur ini menjadi solusi atas persoalan air yang kerap menjadi kendala utama di musim kemarau.
Menurut Danrem, penyediaan air bersih merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Fasilitas ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mengurangi beban warga yang selama ini mengandalkan sumber air jarak jauh.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam Pembangunan Desa
Peresmian ini dihadiri Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, para pejabat utama Korem 042/Gapu, Dandim 0416/Bute, unsur Forkopimda, para camat, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Brigjen TNI Nyamin menegaskan bahwa TNI AD akan terus mendukung program pemerintah melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung. Program unggulan Kasad yang diwujudkan lewat TMMD menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendorong pembangunan dari desa.
Respon positif datang dari masyarakat setempat. Keberadaan jembatan dan sumur bor dinilai membawa perubahan signifikan bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga. Kemanunggalan TNI dengan rakyat diharapkan terus berlanjut melalui pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas secara bersama-sama demi meningkatkan kesejahteraan warga.