JAMBI — Manajemen rumah makan Dapur Allung resmi memberlakukan jadwal operasional baru dengan melayani pelanggan setiap hari dari Senin hingga Minggu. Langkah ekspansi waktu layanan di kawasan Danau Sipin ini diambil untuk merespons membludaknya pesanan serta tingginya atensi masyarakat Jambi terhadap menu tradisional yang disajikan.
Owner Dapur Allung, Ani Hanim, menjelaskan bahwa perubahan jam terbang ini merupakan hasil diskusi matang tim internal. Sebelumnya, destinasi kuliner yang berlokasi di Sungai Putri ini hanya menerima tamu pada hari kerja saja.
“Untuk menjawab atensi dan kerinduan pelanggan pada menu kami, saya bersama seluruh karyawan sepakat untuk buka setiap hari. Jadi, sekarang tidak perlu menunggu hari kerja untuk menikmati hidangan Dapur Allung,” ujar Ani.
Popularitas rumah makan ini tidak lepas dari konsistensi rasa pada menu-menu andalannya, terutama aneka olahan Pindang. Pelanggan dapat memilih beragam jenis ikan mulai dari Patin, Baung, Gabus, Toman, hingga Udang dan Iga yang disajikan dengan kuah segar khas Jambi.
Varian menu bakar juga menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Iga Bakar, Gurame, Ikan Nila, hingga Ayam Bakar diolah dengan bumbu rempah yang meresap. Pengalaman bersantap semakin lengkap dengan kehadiran tiga varian sambal: Sambal Seruit, Sambal Mangga, dan Sambal Bawang yang memberikan sensasi pedas menyegarkan.
Dapur Allung tetap mempertahankan harga yang kompetitif bagi kantong warga meski menyajikan cita rasa premium. Paket "Allung" menjadi opsi favorit bagi pengunjung yang menginginkan menu lengkap dengan harga terjangkau.
Berikut adalah rincian paket hemat yang tersedia:
Tersedia pula menu satuan seperti Sop Daging seharga Rp 30.000 dan Sate Maranggi Rp 25.000. Untuk melengkapi pengalaman makan khas lokal, pengunjung bisa memesan Ikan Seluang goreng renyah dan Tempoyak Teri sebagai pendamping nasi hangat.
Rumah makan yang beralamat di Jl. Ade Irma Suryani, Sungai Putri ini tidak hanya melayani makan di tempat untuk individu. Area restoran dirancang mampu menampung 20 hingga 50 orang, sehingga sering dimanfaatkan untuk agenda rapat kecil, ulang tahun, maupun silaturahmi komunitas.
Lokasinya yang berdekatan dengan objek wisata Danau Sipin menjadikannya titik singgah strategis bagi warga maupun wisatawan. Sebagai penutup sesi makan, tersedia beragam minuman penyegar seperti teh telur yang legendaris, kopi tubruk, hingga Es Cendol khas Dapur Allung yang memiliki tekstur lembut.