Meta Kunci Fitur AI Kacamata dengan Langganan Rp 320 Ribu per Bulan, Pengguna Dibatasi 3 Jam

Penulis: Syafruddin Amir  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 18:19:01 WIB
Meta umumkan langganan Rp 320 ribu per bulan untuk akses fitur AI kacamata Ray-Ban Meta.

JAMBI — Meta baru saja mengumumkan paket berlangganan baru bernama Meta One Premium yang mulai memengaruhi pengguna kacamata pintar Ray-Ban Meta, baik edisi dengan layar maupun tanpa layar. Langganan 20 dolar AS per bulan ini memberikan akses lebih panjang ke fitur Conversation Focus dan dukungan perangkat premium. Tanpa berlangganan, fitur tersebut cuma bisa digunakan 3 jam per bulan.

Conversation Focus: Cara Kerja dan Kenapa Dibatasi

Conversation Focus adalah fitur yang menggunakan susunan mikrofon dan pemrosesan sinyal di dalam kacamata untuk menangkap suara orang di sekitar, lalu memperkeras volume lawan bicara. Semua pemrosesan audio berjalan di perangkat keras kacamata, bukan dikirim ke server Meta.

Temuan The Verge mengonfirmasi bahwa tidak ada koneksi cloud yang diperlukan untuk menjalankan Conversation Focus. Hal ini membuat kebijakan pembatasan pemakaian terasa janggal—fitur yang sepenuhnya bergantung pada hardware yang sudah dibeli konsumen tiba-tiba dibatasi oleh sistem langganan.

Dengan berlangganan Meta One Premium, batas pemakaian naik menjadi 15 jam per bulan. Setelah itu, akses akan di-reset pada bulan berikutnya—mirip skema kuota paket data.

Penjelasan Resmi Meta

Meta mengklarifikasi bahwa kacamata AI mereka tidak mewajibkan langganan untuk fitur-fitur AI inti. Semua fitur utama tetap gratis saat pertama kali digunakan. Dalam pernyataan resmi kepada media, Meta menjelaskan:

"Saat ini langganan ini hanya mencakup akses diperluas ke Conversation Focus dan dukungan perangkat premium. Namun, sebagian besar pengguna akan menggunakan Conversation Focus tanpa mencapai batas bulanan. Kami mendasarkan angka pemakaian ini dari program akses awal, dan akan terus menyesuaikan berdasarkan masukan pengguna."

Meta juga menegaskan bahwa ini bukan pembatasan kecepatan AI. "Conversation Focus didukung oleh AI yang terus kami kembangkan; langganan mendukung pengembangan berkelanjutan itu dan memberi pengguna power user akses yang lebih luas," tulis perusahaan.

Dampak ke Pengguna Indonesia

Bagi pengguna kacamata Ray-Ban Meta di Indonesia, kebijakan ini baru akan terasa jika fitur Conversation Focus sering dipakai dalam situasi ramai—misalnya saat meeting di kafe atau pameran. Pemakaian 3 jam per bulan mungkin cukup untuk penggunaan sporadis, tapi tidak untuk pengguna harian.

Paket Meta One Premium juga mencakup fitur lain di Instagram, Facebook, WhatsApp, dan akses lebih ke Meta AI. Namun, biaya 20 dolar AS per bulan (sekitar Rp 330 ribu) cukup signifikan jika hanya untuk memperpanjang akses Conversation Focus.

Kontroversi Fitur Berbayar di Perangkat yang Sudah Dibeli

Kebijakan ini menjadi perdebatan karena Conversation Focus berjalan sepenuhnya di perangkat keras yang sudah dibeli konsumen. Tidak ada biaya server atau bandwidth yang harus ditanggung Meta untuk fitur ini. Model langganan seperti ini membuat konsumen merasa membayar dua kali: sekali untuk perangkat keras, sekali untuk mengakses fitur yang sudah ada di dalamnya.

Kebijakan ini muncul tidak lama setelah Meta ketahuan mengirimkan fitur pengenalan wajah di kacamata mereka—meski perusahaan menyatakan tidak punya rencana untuk mengaktifkan fungsi tersebut.

Kacamata Ray-Ban Meta edisi standar saat ini dijual mulai 299 dolar AS (sekitar Rp 4,9 juta) di pasar global. Belum ada informasi resmi ketersediaan paket Meta One Premium di Indonesia. Jika Anda pengguna setia kacamata ini dan sering mengandalkan Conversation Focus, siapkan anggaran tambahan atau batasi pemakaian di bawah 3 jam per bulan.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top