Harga Emas Antam di Jambi Naik Rp19 Ribu per Gram Hari Ini, Buyback Masih Bertahan di Rp2,4 Juta

Penulis: Ramli Ahmad  •  Minggu, 05 Juli 2026 | 14:25:31 WIB
Harga emas Antam di Jambi naik Rp19 ribu per gram pada 5 Juli 2026.

JAMBI — Harga emas batangan Antam di Jambi dan nasional kembali menanjak pada perdagangan Minggu (5/7/2026). Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam kini berada di level Rp2.670.000 per gram, naik Rp19.000 dibandingkan posisi sebelumnya yang tercatat Rp2.651.000 per gram.

Kenaikan Rp19.000 per Gram, Pecahan 0,5 Gram Ikut Terdongkrak

Kenaikan harga ini membuat seluruh pecahan emas Antam ikut terkerek. Untuk pecahan 0,5 gram, harganya kini mencapai Rp1.385.500. Kenaikan ini menjadi perhatian para investor maupun masyarakat Jambi yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Tren positif harga emas dinilai mencerminkan tingginya minat pasar terhadap aset yang dianggap aman. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas kerap menjadi pilihan utama untuk menjaga nilai kekayaan.

Harga Buyback Masih Stagnan di Rp2,4 Juta, Ini Hitungan Pajaknya

Meski harga jual meroket, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam masih bertahan di angka Rp2.429.000 per gram. Harga buyback merupakan nilai yang diterima pemilik emas saat menjual kembali emas batangan kepada PT Antam Tbk.

Perlu dicatat, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima penjual.

Aturan Pajak Pembelian Emas: 0,45 Persen untuk Pemilik NPWP

Sementara itu, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Ketentuan ini mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.

Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Harga emas batangan Antam sendiri dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar internasional maupun kebijakan perusahaan.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: jambiindependent.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top