JAMBI — Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan capaian tersebut dalam acara Deklarasi Sensus Ekonomi 2026 Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Senin (13/7/2026). Dari total target pendataan di ibu kota, sebanyak 2.388.838 entitas atau 54,83% masih berstatus belum tersentuh petugas sensus.
Secara spasial, progres pendataan antarwilayah di DKI Jakarta timpang. Kabupaten Kepulauan Seribu memimpin dengan capaian 62,52%, meski secara absolut jumlah entitas di sana paling kecil dibandingkan kota/kabupaten lain.
"Yang paling tinggi adalah di Kabupaten Kepulauan Seribu karena secara jumlah kecil," ujar Amalia dalam sambutannya. Sebaliknya, kota-kota dengan konsentrasi usaha padat seperti Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara diperkirakan menjadi tantangan utama bagi tim sensus di lapangan.
BPS tidak merinci secara spesifik faktor penghambat di DKI Jakarta. Namun, sensus ekonomi yang dilakukan secara door-to-door atau dari pintu ke pintu kerap terkendala akses ke gedung perkantoran bertingkat, mal, serta kawasan industri yang membutuhkan koordinasi khusus dengan pengelola gedung.
Selain itu, karakteristik usaha di Jakarta yang banyak bergerak di sektor informal dan sulit dilacak secara administratif juga menjadi pekerjaan rumah. Proses pendataan yang memakan waktu dan tenaga ini menuntut petugas untuk melakukan verifikasi langsung ke lapangan, bukan sekadar data digital.
Bagi pelaku bisnis, data sensus ini menjadi peta jalan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi ke depan. Semakin lengkap data yang masuk, semakin akurat pula potret struktur ekonomi Jakarta—mulai dari jumlah unit usaha, tenaga kerja, hingga kontribusi sektor. Investor yang memantau iklim bisnis di ibu kota bisa menjadikan hasil akhir sensus ini sebagai indikator potensi pasar dan sektor unggulan.
BPS menargetkan pendataan SE2026 di DKI Jakarta rampung sesuai jadwal. Sisanya yang mencapai lebih dari separuh target masih harus dikejar dalam waktu dekat, mengingat akurasi data sangat bergantung pada cakupan respons di lapangan.