AFI Temui FIFA Akhir Agustus, Indonesia Bawa Modal Piala Asia untuk Piala Dunia Futsal 2028

Penulis: Hamzah Effendi  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30:01 WIB
Ketua Umum AFI Michael Victor Sianipar menyampaikan rencana pertemuan dengan FIFA di Swiss pada akhir Agustus di Jakarta, Senin.

JAMBI — Peluang Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 kian terbuka. Ketua Umum AFI, Michael Victor Sianipar, mengungkapkan rencana pertemuannya dengan FIFA di Swiss setelah mendampingi timnas futsal senior yang menjalani pemusatan latihan (TC) di Spanyol.

TC di Spanyol dijadwalkan berlangsung pada 11-24 Agustus. Selama di sana, skuad Garuda akan menghadapi tiga laga uji coba melawan Palma Futsal, Noia Futsal (Spanyol), dan Braga Futsal (Portugal).

"Rencananya akhir Agustus saya ke FIFA. Minggu depan kan timnas ke Spanyol, saya ikut beberapa hari, sekalian mampir ke Swiss," ujar Michael di Jakarta, Senin.

Lima Kandidat, Indonesia dan Prancis Jadi Favorit?

Michael menyebut ada lima negara yang tertarik mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028, yaitu Indonesia, Kuwait, Spanyol, Maroko, dan Prancis.

Dari daftar tersebut, ia menilai persaingan puncak akan terjadi antara Indonesia dan Prancis. Kuwait dinilai kurang antusias dalam perkembangan futsal, sementara Spanyol dan Maroko diprediksi tersingkir karena keduanya sudah ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola 2030 bersama Portugal.

"Spanyol sama Maroko sudah pegang Piala Dunia Sepak Bola. Berarti opsi realistisnya Indonesia atau Prancis," ungkapnya.

Kesuksesan Piala Asia Jadi Senjata Utama

Keyakinan AFI tidak muncul tanpa dasar. Keberhasilan Indonesia menggelar Piala Asia Futsal 2026 menjadi bukti kapabilitas organisasi dan infrastruktur. Hal ini menjadi nilai jual utama yang akan dibawa ke meja perundingan dengan FIFA.

Pergeseran sikap AFI juga dipengaruhi keputusan FIFA menunjuk Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 untuk lima edisi berturut-turut. Sebelumnya, Michael sempat pesimistis karena Piala Dunia Futsal 2024 telah digelar di Asia, tepatnya Uzbekistan.

"Kalau kita lihat, Qatar menggelar Piala Dunia U-17 beberapa tahun berturut-turut. Jadi kenapa harus selalu ganti benua kalau faktanya Asia sedang berkembang pesat di futsal," tutup Michael.

Keputusan FIFA mengenai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 akan menjadi penentu arah perkembangan futsal Indonesia. Jika terpilih, turnamen ini akan menjadi panggung terbesar bagi futsal Tanah Air di level internasional.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top