TANJAB BARAT — Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat menilai bantuan revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah pusat menyentuh dua hal sekaligus: fisik sekolah dan motivasi warga sekolah. Penilaian itu disampaikannya usai bantuan tersebut diterima di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Menurut Anwar, perbaikan fasilitas dan ruang belajar menjadi bagian yang paling terasa bagi sekolah-sekolah di Tanjung Jabung Barat. Dampaknya tidak berhenti pada bangunan, tetapi merambat ke suasana belajar sehari-hari.
Anwar menyebut bantuan itu tidak hanya menghadirkan ruang belajar yang lebih layak. Ia menilai ada efek lanjutan yang lebih penting, yakni tumbuhnya harapan baru bagi peserta didik dan tenaga pendidik.
"Bantuan ini sungguh luar biasa, tidak hanya menghadirkan fasilitas dan ruang belajar yang jauh lebih nyaman, tetapi juga menyalakan motivasi, semangat, serta harapan baru bagi seluruh siswa-siswi kami serta tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran," ujar Bupati Anwar Sadat.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat secara eksplisit menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Abdul Mu'ti. Selain itu, Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jambi juga disebut sebagai pihak yang berperan dalam penyaluran bantuan di daerah tersebut.
Ketiga nama itu disebut langsung oleh Anwar dalam pernyataannya. Penghargaan disampaikan karena bantuan dinilai menyasar sekolah-sekolah di Tanjung Jabung Barat secara nyata.
Bagi Anwar, revitalisasi dan digitalisasi bukan titik akhir. Ia berharap fasilitas yang sudah diperbaiki dan diperbarui bisa dimanfaatkan untuk mendorong mutu pembelajaran di Tanjung Jabung Barat.
Pemerintah kabupaten menempatkan bantuan ini sebagai modal awal. Tenaga pendidik dan siswa diharapkan memanfaatkannya agar kualitas proses belajar terus naik, bukan hanya fasilitas yang berubah.