Wagub Jambi Hadiri Paripurna HUT ke-27 Tanjabtim, Soroti Gambut hingga Produksi Padi 34.559 Ton

Penulis: Ramli Ahmad  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:16:01 WIB
Wagub Jambi Abdullah Sani menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam rangka HUT ke-27.

TANJABTIM — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur dibuka langsung oleh Ketua DPRD Hj. Zilawati. Wagub Abdullah Sani dalam sambutannya memberi apresiasi kepada para pemimpin terdahulu yang meletakkan fondasi pembangunan di kabupaten berjuluk Bumi Bertuah itu.

Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran Pemkab Tanjabtim, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama. Menurut Wagub, seluruh pihak itu punya sumbangan dalam perjalanan pembangunan daerah.

Pesan Wagub: Keberhasilan Jadi Motivasi, Tantangan Jadi Bahan Evaluasi

Abdullah Sani menegaskan usia ke-27 tahun menjadi titik refleksi bagi Tanjabtim. Capaian yang sudah diraih diminta tidak berhenti di perayaan, tetapi diterjemahkan menjadi kerja yang lebih baik.

"Saya berharap di usia ke-27 tahun ini, keberhasilan yang telah dicapai hendaknya menjadi motivasi untuk terus berbuat lebih baik, sementara berbagai tantangan yang masih dihadapi harus menjadi bahan evaluasi dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan ke depan," ujar Wagub Sani.

Lanskap Gambut Terluas di Jambi, Kubah Gambut Capai 13 Meter

Tanjabtim disebut sebagai lanskap gambut terluas di Provinsi Jambi dengan cakupan ratusan ribu hektare. Kedalaman gambut di sejumlah wilayah tergolong ekstrem, khususnya di Kecamatan Mendahara dan Dendang, dengan ketebalan kubah gambut berkisar 5 hingga 13 meter.

Kondisi geografis itu menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan wilayah. Meski demikian, Wagub menilai Tanjabtim mampu mengoptimalkan sektor pertanian hingga berkembang menjadi salah satu sentra produksi padi terbesar keempat di Provinsi Jambi.

Berdasarkan data BPS Provinsi Jambi, pada 2025 Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat produksi padi sebesar 34.559 ton.

Taman Nasional Berbak hingga Jalur Pelayaran ALKI

Wilayah ini juga menjadi rumah bagi Taman Nasional Berbak, kawasan konservasi hutan rawa gambut dan rawa pantai yang disebut terluas di Asia Tenggara. Posisi geografis perairan lautnya masuk dalam Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang menjadi rute utama pelayaran kapal nasional dan internasional.

Tanjabtim pun berperan sebagai kawasan hinterland yang menopang Segitiga Pertumbuhan Ekonomi Singapura-Batam-Johor (SIBAJO).

"Capaian-capaian tersebut menunjukkan bahwa dengan pengelolaan yang tepat, pemanfaatan teknologi pertanian, serta kerja keras para petani, kondisi geografis bukanlah penghalang untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan daerah," tutur Wagub Sani.

Bupati Dillah Hikmah Sari: Terima Kasih kepada Para Pendahulu

Bupati Tanjabtim Hj. Dillah Hikmah Sari menyampaikan terima kasih kepada pemimpin kabupaten terdahulu dan tokoh masyarakat yang telah menggagas serta mengupayakan kemajuan daerah. Menurutnya, fasilitas yang dibutuhkan warga kini tersedia berkat kerja para pendahulu.

"Yang tadinya wilayah sangat terbelakang susahnya membangun Kabupaten Tanjung Jabung Timur karena rawa dan lahan gambut, namun hal ini bisa diupayakan kemajuannya berkat gagasan dan pikiran para pendahulu," ungkapnya.

Dillah Hikmah Sari juga berterima kasih kepada DPR RI, DPR Provinsi, Pemerintah Provinsi Jambi, dan seluruh jajaran Pemkab Tanjabtim atas sinergi dan dukungan terhadap visi misi pembangunan yang merata.

"Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat, insya Allah kita akan bersama-sama bangkit membangun Kabupaten Tajung jabung Timur merata," ucapnya.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: jambiekspres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top