JAMBI — Hyundai mengumumkan data penjualan untuk bulan Mei 2026, dan kejutan terbesar datang dari Sonata. Model andalan Hyundai di segmen sedan ini berhasil menjual 8.456 unit, melonjak signifikan dari 6.082 unit pada Mei 2025. Angka ini menjadi kontributor utama kenaikan penjualan global Hyundai sebesar 3 persen dibanding tahun lalu.
Kebangkitan Sedan di Tengah Dominasi SUV
Kinerja Sonata bukanlah fenomena tersendiri. Kenaikan ini beriringan dengan tren serupa yang dialami Toyota Camry dan Honda Accord di pasar Amerika. Data ini menunjukkan bahwa minat terhadap sedan mulai kembali bergairah, setelah bertahun-tahun didominasi oleh SUV dan crossover.
Angka penjualan Sonata yang mencapai 8.456 unit dalam sebulan menjadi bukti bahwa segmen ini masih mampu bersaing. Pencapaian ini setara dengan rata-rata penjualan SUV kompak populer di pasar yang sama.
Strategi Hyundai di Balik Lonjakan Penjualan
Meski Hyundai belum merinci faktor spesifik di balik kenaikan ini, beberapa analis menduga kombinasi desain generasi terbaru yang lebih agresif dan efisiensi bahan bakar menjadi daya tarik utama. Selain itu, insentif penjualan dan ketersediaan unit yang lebih baik di dealer juga ikut mendorong angka penjualan.
Pasar Amerika sendiri masih menjadi salah satu pasar terbesar bagi Hyundai. Keberhasilan Sonata di sana menjadi tolok ukur penting bagi strategi global Hyundai ke depan, terutama dalam menghadapi persaingan ketat dari pabrikan Jepang dan China.
Berita Otomotif Lain: GR86 Update hingga Ferrari Listrik
Dalam edisi The Downshift kali ini, beberapa kabar menarik juga mencuat. Toyota memberikan penyegaran pada GR86 dengan kalibrasi throttle yang lebih responsif, perbaikan feel transmisi manual, serta opsi trim interior baru.
Sementara itu, Ferrari kembali menegaskan komitmennya pada mobil listrik. CEO Ferrari Benedetto Vigna menyatakan, "Ada klien yang mengatakan kepada kami, 'Saya akan menjadi klien Anda jika dan hanya jika Anda memiliki mobil dengan traksi listrik. Jika tidak, saya tidak akan mengambil (kendaraan pembakaran internal) karena saya harus konsisten dengan pesan yang saya berikan kepada putra dan putri saya.'" Vigna juga menegaskan Ferrari tidak akan pernah menawarkan mobil otonom Level 3 ke atas.
Di sisi lain, Mazda menambahkan warna baru bernama "Zinc Green" untuk MX-5 Miata. Warna ini disebut lebih mendekati hijau keabu-abuan flat, mirip cat pada SUV off-road Bronco. Mini juga dikabarkan akan menghadirkan kembali knalpot dual exhaust dan warna-warna quirky untuk mengembalikan identitas awal merek tersebut di Amerika.
BYD akhirnya mencatatkan kenaikan penjualan pertama dalam sembilan bulan terakhir pada Mei 2026, meski tipis yakni 0,3 persen. Sementara itu, Foxtron, divisi EV Foxconn, memperkenalkan pesaing Tesla Model Y dengan paket baterai LFP yang bentuknya lebih mendekati minivan. Mobil ini akan dijual pertama kali di Taiwan.