LAMPUNG TENGAH — Kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Lampung Tengah mulai berlangsung secara bertahap. Total ada tujuh kloter yang akan tiba di Bandara Radin Inten II, Lampung, dalam waktu dekat. Pemerintah daerah pun menyusun skema penjemputan agar tetap tertib dan tidak menimbulkan kemacetan di area bandara.
Jadwal Kepulangan Tujuh Kloter
Berdasarkan data yang dihimpun, kepulangan jemaah haji Lampung Tengah terbagi dalam beberapa gelombang. Masing-masing kloter memiliki jadwal kedatangan yang berbeda di Bandara Radin Inten II. Pihak pemkab telah menerima daftar jadwal tersebut dan menyebarkannya ke seluruh kecamatan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdakab Lampung Tengah menyebutkan, koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama setempat terus dilakukan. Tujuannya memastikan data kepulangan jemaah akurat dan tidak ada miskomunikasi di lapangan.
Imbauan untuk Keluarga: Jemput di Titik Kumpul
Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah mengimbau agar keluarga jemaah tidak menjemput langsung ke bandara. Penjemputan massal di area kedatangan dikhawatirkan mengganggu arus lalu lintas dan prosesi serah terima jemaah oleh petugas.
“Kami imbau keluarga menunggu di titik kumpul yang telah ditentukan oleh masing-masing kecamatan atau di Masjid Agung setempat. Nanti jemaah akan diantar menggunakan bus dari bandara,” ujar sumber di lingkungan Pemkab Lampung Tengah, Senin lalu.
Skema ini, menurutnya, sudah terbukti efektif pada tahun-tahun sebelumnya. Selain mengurangi kepadatan di bandara, cara ini juga memudahkan pendataan jemaah yang tiba.
Antisipasi Kepadatan di Bandara Radin Inten II
Bandara Radin Inten II menjadi pintu masuk utama jemaah haji asal Lampung. Pada puncak kedatangan, jumlah penjemput bisa melonjak drastis. Oleh karena itu, koordinasi dengan pengelola bandara dan aparat keamanan terus diperkuat.
Pemkab Lampung Tengah juga menyiagakan petugas dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk membantu pengaturan lalu lintas di sekitar bandara. Posko pelayanan informasi juga akan didirikan di area kedatangan untuk membantu keluarga yang kebingungan.
Bagi keluarga yang tetap ingin menjemput langsung, diimbau untuk tidak parkir sembarangan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Mengingat cuaca yang kerap tidak menentu, membawa payung atau jas hujan juga disarankan.