TEBO — Seratus paket bantuan itu terdiri dari sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), uang tunai, serta tas, buku tulis, dan alat tulis. Bupati menyebut, bantuan diberikan untuk meringankan beban keluarga penerima manfaat sekaligus mendorong semangat belajar anak-anak menjelang aktivitas sekolah.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang menerima manfaat. Untuk anak-anak, kami berharap bantuan perlengkapan sekolah ini menjadi penyemangat agar terus belajar dengan sungguh-sungguh dan meraih cita-cita," ujar Agus Rubiyanto dalam sambutannya.
Bantuan dari Gaji Bupati, Bukan Anggaran Daerah
Yang membedakan kegiatan ini dari program bansos rutin adalah sumber dananya. Bupati secara pribadi mengalokasikan penghasilannya untuk membeli perlengkapan sekolah yang dibagikan. Langkah ini dinilai sebagai bentuk keteladanan pemimpin daerah dalam mendukung pendidikan di luar mekanisme APBD.
Pemerintah Kabupaten Tebo berharap bantuan tersebut memberikan manfaat nyata bagi penerima, terutama anak-anak yang akan kembali bersekolah. Penyaluran difokuskan pada warga kurang mampu di Kecamatan Rimbo Ilir.
Ajakan Gotong Royong di Tengah Masyarakat
Dalam kesempatan itu, Agus Rubiyanto juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling peduli. Menurutnya, kepedulian sosial merupakan salah satu kekuatan penting dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Tebo yang lebih sejahtera.
"Semangat berbagi harus terus dipupuk agar tercipta kebersamaan dalam membangun daerah," kata bupati.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda sosial yang rutin dilakukan pemkab setempat, meskipun dengan skema pendanaan yang berbeda dari biasanya. Dengan menggandeng BAZNAS, distribusi sembako dan uang tunai diharapkan lebih tepat sasaran.