Pencarian

Kanwil DJPb Jambi Bina 90 UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Branding Produk

Kamis, 16 Juli 2026 • 22:20:31 WIB
Kanwil DJPb Jambi Bina 90 UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Branding Produk
Kanwil DJPb Jambi membina 90 UMKM agar naik kelas melalui bimbingan teknis digitalisasi dan penguatan branding produk.

JAMBI — Kanwil DJPb Provinsi Jambi tidak hanya berhenti pada pendampingan administratif. Lembaga ini mendorong transformasi UMKM melalui penguasaan teknologi digital dan penguatan identitas merek sebagai kunci daya saing.

Bimtek Digitalisasi dan Branding Jadi Andalan

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jambi Tunas Agung Jiwa Brata mengatakan pembinaan yang dilakukan mencakup pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kualitas produk, penguatan branding, hingga pengelolaan keuangan. "Kondisi ini menjadi modal yang baik bagi pengembangan usaha, meskipun masih terdapat tantangan berupa skala usaha yang relatif kecil," ujarnya di Jambi, Kamis.

Sebanyak 30 dari total 90 UMKM binaan mengikuti kegiatan bimbingan teknis tersebut. Antusiasme peserta terlihat dari semakin beragamnya produk yang ditampilkan dengan kemasan yang lebih menarik.

Skala Usaha Kecil Bukan Penghalang

Tunas menekankan bahwa keterbatasan modal bukanlah hambatan mutlak. Menurutnya, tantangan skala usaha justru menjadi proses untuk memperkuat fondasi bisnis agar tumbuh lebih kokoh. "Tantangan ini bukan menjadi penghambat, tetapi proses untuk memperkuat fondasi usaha agar berkembang lebih baik," katanya.

Ia menambahkan, kualitas produk harus terus ditingkatkan agar mampu bersaing tidak hanya dengan sesama pelaku UMKM, tetapi juga dengan produk dari usaha skala lebih besar. Branding menjadi faktor krusial karena nama produk adalah identitas pertama yang dikenal masyarakat dan lebih mudah diingat.

Target Perluasan Pembinaan ke Depan

Kanwil DJPb Provinsi Jambi berkomitmen memperluas jangkauan pembinaan agar lebih banyak UMKM memiliki daya saing. "Kami berkomitmen memperluas pembinaan ke depan agar semakin banyak UMKM memiliki daya saing agar mampu naik kelas dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah," ujar Tunas.

Perkembangan UMKM binaan sejauh ini menunjukkan tren positif meskipun pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi belanja. Pelaku UMKM didorong untuk memanfaatkan teknologi informasi dan digitalisasi guna memperluas pasar, tidak hanya terbatas pada penjualan konvensional.

Dengan pendekatan ini, Kanwil DJPb Jambi berharap UMKM binaan tidak hanya bertahan, tetapi mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang tangguh di tengah dinamika nasional.

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks