JAMBI — Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto meninjau langsung pembangunan kolam retensi Telago Kajang Lako di Kecamatan Kota Baru, Senin. Dalam kunjungan itu, ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan tambahan dua kolam retensi baru di Kota Jambi, asalkan pemerintah kota segera melengkapi persyaratan yang diminta pemerintah pusat.
Edi menyebut, syarat utama yang wajib dipenuhi adalah dokumen perencanaan berupa Detail Engineering Design (DED) dan studi kelayakan atau feasibility study. Setelah berkas itu tuntas, pihaknya berjanji akan membawa usulan ini ke tingkat pusat untuk direalisasikan.
Dua Titik Rawan Banjir yang Jadi Prioritas
Wali Kota Jambi Maulana mengusulkan dua lokasi untuk pembangunan kolam retensi lanjutan. Pertama, di kawasan Perumahan Kembar Lestari, Kecamatan Alam Barajo, dengan lahan yang telah disiapkan seluas dua hektare.
Kedua, di sekitar pusat bisnis Kota Jambi, tepatnya di Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru. Di lokasi ini, pemerintah kota telah memiliki cadangan lahan seluas 6.800 meter persegi.
"Kita minta lahan di dua lokasi itu didalami, sehingga debit air di wilayah padat penduduk kawasan itu bisa teratasi dari musibah banjir," ujar Maulana.
Target Proyek Raksasa Telago Kajang Lako
Sementara itu, pembangunan kolam retensi Telago Kajang Lako yang memiliki luas 8,9 hektare dan kedalaman empat meter terus dikebut. Proyek ini dibiayai melalui tiga sumber anggaran: APBD Kota Jambi, APBD Provinsi Jambi, dan APBN.
Maulana memastikan pengerjaan kolam tersebut ditargetkan rampung pada minggu ketiga September 2026. Jika beroperasi, kolam ini diharapkan mampu mengatasi 62 persen persoalan banjir yang selama ini merendam sejumlah kecamatan di Kota Jambi.
"Nanti dengan ini berdiri, sampai ke sistem Pompa Asam yang dari atas wilayah Kenali tidak banjir lagi, tujuan kita 62 persen wilayah Jambi tercapai bebas banjir," jelasnya.
Bukan Sekadar Pengendali Banjir, tapi Juga Ruang Publik
Edi Purwanto menambahkan, kolam retensi tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir. Ke depan, kawasan ini diproyeksikan menjadi lokasi wisata dan ruang terbuka hijau bagi warga.
"Tujuannya kolam retensi untuk pengendalian banjir Kota Jambi, mudah-mudahan lima tahun ke depan Kota Jambi bebas dari banjir. Selain pengendalian banjir, kolam retensi ini diproyeksikan menjadi lokasi wisata," ungkapnya.
Rencananya, kolam Telago Kajang Lako akan dilengkapi dengan lintasan lari, lampu hias, dan penghijauan di sekelilingnya. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang publik baru yang bisa dimanfaatkan warga untuk berolahraga dan bersantai.