Pencarian

GTA 6 Siap Rilis November 2025, Ini Deretan Momen Besar Industri Game Selama 13 Tahun Penantian

Rabu, 26 Agustus 2026 • 15:19:01 WIB
GTA 6 Siap Rilis November 2025, Ini Deretan Momen Besar Industri Game Selama 13 Tahun Penantian
Sejumlah pengunjung mencoba demo gim Grand Theft Auto VI pada ajang pameran game di Jakarta, Selasa (12/8/2025).

JAMBI — Penantian selama lebih dari satu dekade bagi para penggemar Grand Theft Auto akhirnya menemui titik terang. Rockstar Games mengonfirmasi GTA 6 akan dirilis pada 19 November mendatang, setelah sekian lama hanya berupa bocoran dan spekulasi. Momen ini sekaligus menutup jeda panjang sejak GTA 5 meluncur di September 2013—periode yang penuh dengan perubahan besar di industri game.

Dari Wii U Gagal ke Era Keemasan Nintendo Switch

Nintendo sempat terpuruk dengan kegagalan Wii U yang menjadi konsol rumahan terlaris terendah mereka. Namun lima tahun kemudian, Nintendo Switch hadir dan mengubah segalanya. Konsol ini kini menjadi konsol terlaris kedua sepanjang masa dengan hampir 156,6 juta unit terjual, hanya berjarak sekitar 4 juta unit dari PlayStation 2.

Kesuksesan itu berlanjut ke Switch 2 yang dirilis 2025 dan sudah mencatat penjualan hampir 23,7 juta unit—angka yang jauh melampaui total penjualan Wii U sepanjang masa hidupnya. Era ini juga melahirkan deretan game kritis seperti Breath of the Wild, Super Mario Odyssey, hingga Fire Emblem: Three Houses yang merevitalisasi waralaba mereka masing-masing.

Xbox Berganti Arah: Dari Eksklusif ke Multplatform

Perubahan paling radikal terjadi di kubu Xbox. Era Phil Spencer yang dimulai 2014 membawa Xbox keluar dari keterpurukan pasca-reveal Xbox One yang kontroversial, dengan fokus pada backward compatibility dan kehadiran Game Pass. Namun akhir masa kepemimpinannya justru diwarnai kenaikan harga berkelanjutan dan penutupan sejumlah studio.

Yang lebih mengejutkan, era ini menyaksikan Halo akhirnya hadir di PlayStation 5. Microsoft yang kini dipimpin Asha Sharma mengambil keputusan untuk merilis Halo: Campaign Evolved secara simultan di Xbox Series X|S, PC, dan PS5—sebuah skenario yang nyaris mustahil dibayangkan pada 2013. Arah kebijakan eksklusivitas ke depan masih menjadi tanda tanya besar.

Harga Konsol Melonjak Drastis

Sepanjang 13 tahun terakhir, harga konsol mengalami kenaikan signifikan. Xbox Series X yang semula dibanderol $500 saat rilis November 2020 kini berada di angka $800. PlayStation 5 Digital Edition naik dari $400 ke $600, sementara versi disc drive melonjak dari $500 ke $650. Bahkan Nintendo menaikkan harga Switch 2 dan Switch OLED sebesar $50.

Kenaikan ini dipicu tarif impor dan krisis komponen yang terkait dengan menjamurnya pusat data AI. Kondisi tersebut membuat konsumen harus membayar lebih mahal untuk konsol generasi lama dibanding harga peluncurannya.

Ledakan dan Keruntuhan Pasar Game Pasca-Pandemi

Pandemi COVID-19 yang melanda sejak awal 2020 sempat menjadi berkah bagi industri game. Penjualan konsol dan game meroket, Twitch mencatat rekor penonton, dan investasi mengalir deras. Namun para eksekutif dan investor keliru menganggap momentum tersebut sebagai kondisi normal, bukan gelembung.

Akibatnya, periode pasca-pandemi menjadi salah satu masa paling kelam dalam sejarah industri. Ribuan karyawan terkena PHK, banyak studio ditutup, dan sejumlah besar proyek game dibatalkan. Dampaknya masih terasa hingga kini, termasuk pada nasib waralaba seperti Destiny yang mengakhiri perjalanannya pada 2026 setelah Bungie beralih ke proyek baru, Marathon.

Waralaba GTA-Killer yang Gagal dan yang Bertahan

Upaya menyaingi GTA selama periode ini berakhir beragam. Saints Row yang sempat diposisikan sebagai alternatif liar dari GTA justru meredup. Reboot 2022 yang mencoba mengembalikan akar realisme gagal menarik minat, dan Volition Studios akhirnya ditutup. Sementara itu, Watch Dogs dari Ubisoft sempat menjadi penantang serius lewat Watch Dogs 2 yang dipuji, namun seri ini tak lagi terdengar kabarnya selama beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, Call of Duty justru semakin perkasa dengan lebih dari 15 judul dirilis sejak 2013, termasuk Warzone yang sukses besar. Waralaba ini juga berganti kepemilikan setelah Microsoft mengakuisisi Activision Blizzard. GTA 5 sendiri tetap menjadi fenomena dengan dirilis di hampir semua platform kecuali Nintendo Switch, sementara E3—ajang yang dulu menjadi panggung pengumuman besar—resmi berhenti total setelah pandemi.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gamespot.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks