Pencarian

Posyandu Jambi Kini Tak Hanya Urus Kesehatan, Enam SPM Pelayanan Dasar Termasuk Perumahan Ikut Dibahas

Kamis, 27 Agustus 2026 • 00:28:31 WIB
Posyandu Jambi Kini Tak Hanya Urus Kesehatan, Enam SPM Pelayanan Dasar Termasuk Perumahan Ikut Dibahas
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jambi, Hesti Haris, bersama Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muzakir, menghadiri kegiatan sinergi layanan dasar di Posyandu, Rabu (26/8/2026).

JAMBI — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E. atau Hesti Haris, menyebut keterlibatan Dinas PUTR menjadi bagian penting dalam memperkuat layanan dasar masyarakat. Menurutnya, sektor pekerjaan umum dan perumahan berkaitan langsung dengan kebutuhan harian warga.

“Pekerjaan umum bahkan perumahan pun masuk di bidang Posyandu. Jadi dari PUPR hari ini kita bersama-sama membicarakan hal-hal yang menyangkut pelayanan kepada masyarakat,” jelas Hesti di sela kegiatan, Rabu (26/8/2026).

Peran Posyandu Meluas: dari Kesehatan ke Enam SPM

Hesti menegaskan transformasi fungsi Posyandu saat ini. Lembaga ini tidak lagi sekadar tempat imunisasi atau penimbangan balita, tetapi menjadi wadah informasi publik yang menyentuh berbagai sektor pelayanan dasar.

“Kalau dulu kita lihat Posyandu ini hanya kesehatan, sekarang Posyandu sudah enam SPM, enam pelayanan dasar. Di antaranya kesehatan, termasuk perumahan,” ujarnya.

Kegiatan Rabu Berkah ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muzakir, S.Pd., M.Si., beserta jajaran pejabat eselon III di lingkungan dinas tersebut.

Imbauan Musim Kemarau: Waspada Kebakaran dan Krisis Air Bersih

Di sela agenda sinergi, Hesti menyampaikan sejumlah imbauan krusial bagi masyarakat Jambi. Kondisi lahan yang mulai kering meningkatkan risiko kebakaran, terutama akibat aktivitas pembakaran sampah atau lahan.

“Bapak-bapak jangan membakar sampah sembarangan. Kita di kebun, di kampung, hati-hati membakar walaupun sedikit, karena itu rawan sekali. Semuanya sudah kering, lahan-lahan sudah kering,” imbaunya.

Ia juga meminta warga bijak menggunakan air. Informasi yang diterimanya, sejumlah rumah tangga sudah mulai merasakan berkurangnya aliran air PDAM.

“Walaupun di rumah kita lancar, mungkin di ujung atau sektor rumah tangga yang lain sudah tidak mengalir lagi. Karena saya juga banyak menerima informasi dari rumah-rumah yang air PDAM-nya sudah tidak mengalir,” ungkapnya.

Ancaman Kesehatan: Debu dan Asap Mulai Mengganggu

Hesti mengingatkan warga menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang mulai dipengaruhi debu dan asap. Keluarga dengan balita dan anak-anak diminta memperbanyak konsumsi air putih serta mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Anak-anak kita banyak minum air bersih, jaga kesehatan. Kalau tidak perlu, apalagi balita, jangan keluar rumah dulu. Ini sudah mulai debu, asap. Mari kita waspada semua untuk menjaga kesehatan,” katanya.

Kebijakan Sekolah Libur Menunggu Instruksi Resmi

Menanggapi wacana peliburan sekolah akibat kabut asap, Hesti menegaskan keputusan tersebut harus berdasarkan pemantauan dan petunjuk dari pihak berwenang. Ia mencontohkan, keputusan harus mengikuti kondisi lapangan yang dinilai oleh ahlinya.

“Untuk kebijakan tidak sekolah, tentu harus sesuai dengan hasil dan petunjuk dari yang ahlinya. Karena kabut asap ini sudah sangat mengganggu, tentu akan ada instruksinya nanti dan kami tentu saja mengikuti,” ucapnya.

“Kalau memang kondisinya harus diliburkan, ya diliburkan. Tapi yang sekarang menurut kami harus waspada, jaga anak masing-masing, banyak minum air putih, dan kalau tidak perlu jangan keluar rumah,” pungkasnya.

Kolaborasi antara Tim Pembina Posyandu dan Dinas PUTR ini diharapkan memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dan informasi bagi masyarakat Jambi.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bitnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks