Pencarian

Kemarau dan Karhutla di Muaro Jambi, Karang Taruna Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Desa Puding

Jumat, 28 Agustus 2026 • 14:45:02 WIB
Kemarau dan Karhutla di Muaro Jambi, Karang Taruna Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Desa Puding
Warga Desa Puding, Muaro Jambi, menampung air bersih yang disalurkan Karang Taruna melalui mobil tangki, Jumat (28/8/2026).

MUARO JAMBI — Ratusan warga Desa Puding sejak pagi sudah berdatangan membawa jeriken, ember, dan berbagai wadah penampungan air. Mereka menanti kedatangan mobil tangki yang membawa air bersih dari Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) melalui Satgas Karang Taruna Provinsi Jambi, Jumat (28/8/2026).

Pendistribusian ini menjadi respons atas dua persoalan yang datang bersamaan: kemarau berkepanjangan dan karhutla yang menurunkan kualitas udara di sejumlah wilayah Jambi.

Sumur Warga Tercemar Minyak, Sungai Mulai Mengering

Kepala Desa Puding, Dewi, menyebut kondisi sumber air masyarakat sudah memprihatinkan. Beberapa sumur warga bahkan tidak layak digunakan karena airnya mengandung minyak, sementara sungai mulai mengering.

"Sumur banyak yang kering, sungai juga sudah kering. Bahkan ada sumur warga yang airnya tidak bagus karena banyak kandungan minyak. Jadi memang masyarakat sangat membutuhkan air bersih," ujar Dewi.

Kondisi ini memaksa warga berhemat dalam menggunakan air untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Masker dan Vitamin Dibagikan untuk Hadapi Kabut Asap

Puluhan anggota Satgas Karang Taruna Provinsi Jambi turun langsung membantu proses distribusi air. Mereka juga membagikan masker dan vitamin kepada seluruh warga yang hadir di lokasi.

Menurut Dewi, bantuan tersebut relevan dengan kondisi udara yang sedang memburuk akibat karhutla. "Bukan hanya air, masker dan vitamin juga sangat membantu masyarakat. Apalagi sekarang kondisi udara juga kurang baik," katanya.

Dewi menyampaikan apresiasi kepada Ketua Pengurus Nasional Karang Taruna, Budi Satrio Djiwandono, dan Ketua Karang Taruna Provinsi Jambi, Rocky Candra, atas kepedulian yang diberikan kepada warganya.

Karang Taruna: Organisasi Harus Hadir Saat Warga Kesulitan

Pengurus Karang Taruna Provinsi Jambi, Arief Hermanto, mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi kepemudaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.

"Karang Taruna harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kondisi kemarau panjang membuat persoalan air bersih menjadi sangat serius. Di sisi lain, karhutla juga berdampak terhadap kualitas udara," kata Arief.

Ia menegaskan, kehadiran Karang Taruna di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk menjalankan kegiatan organisasi, tetapi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan warga. "Ketika ada masyarakat yang mengalami kesulitan, kita harus bergerak. Ini adalah bentuk gotong royong dan kepedulian sosial," ujarnya.

Arief menambahkan, bantuan air bersih merupakan langkah tanggap atas kondisi saat ini. Namun, persoalan kekeringan dan karhutla membutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh dari berbagai pihak.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambiday.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks