Pencarian

PNM: Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM Terbukti Perkuat Ekonomi Keluarga dan Biaya Pendidikan Anak

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 17:48:31 WIB
PNM: Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM Terbukti Perkuat Ekonomi Keluarga dan Biaya Pendidikan Anak
PNM menilai pemberdayaan perempuan pelaku UMKM memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan akses pendidikan anak.

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menilai pemberdayaan terhadap perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terbukti mampu meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga. Penguatan kapasitas ini dinilai memberikan dampak luas, termasuk membuka akses lebih besar bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

JAMBI — PNM menegaskan bahwa dampak pemberdayaan UMKM tidak hanya berhenti pada peningkatan pendapatan, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan dan kesejahteraan sosial. Hal ini disampaikan Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu.

Menurut Dodot, perjuangan para ibu pelaku usaha tidak sekadar tentang bagaimana mereka menjalankan roda bisnis, tetapi juga bagaimana mereka memastikan anaknya tetap bersekolah. "Kami melihat perjuangan ibu-ibu pelaku usaha bukan hanya tentang bagaimana mereka menjalankan usaha, tetapi juga bagaimana seorang ibu berusaha memastikan anaknya tetap mendapatkan pendidikan yang layak," kata Dodot.

Manfaat yang Mengalir ke Generasi Berikutnya

Dodot menjelaskan, pemberdayaan tidak boleh dimaknai sempit hanya sebagai penambahan modal dan kapasitas usaha. Manfaat yang dihasilkan harus terlihat dari kesejahteraan keluarga dan lingkungan sosial di sekitar pelaku usaha.

"Ketika usaha berkembang dan pendapatan keluarga semakin kuat, orang tua memiliki ruang yang lebih besar untuk menjaga keberlanjutan pendidikan anak," ujarnya. Ia menambahkan, pendekatan ini melatarbelakangi perhatian PNM terhadap lingkungan pendidikan keluarga pelaku usaha.

Perbaikan Fasilitas Sekolah di Bantul

Salah satu wujud nyata perhatian tersebut adalah melalui bantuan perbaikan sejumlah fasilitas di SMP Taman Dewasa 2 Dlingo, Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekolah tersebut merupakan tempat anak Sulastri, seorang perajin bambu asal Dlingo, menempuh pendidikan.

Sulastri merupakan perempuan pelaku usaha mikro yang sejak 2021 menjalankan usahanya untuk menopang perekonomian keluarga. Baginya, usaha kerajinan bambu bukan sekadar sumber pendapatan, melainkan bagian dari perjuangan memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mempertahankan pendidikan anaknya.

Penguatan Ekonomi Perempuan Harus Berkelanjutan

PNM menekankan bahwa program pemberdayaan ini harus dibangun secara berkelanjutan agar pertumbuhan usaha dapat menghasilkan manfaat yang melampaui peningkatan pendapatan semata. "Usahanya kita bantu tumbuh, keluarganya kita perhatikan, dan masa depan anak-anaknya juga harus memiliki ruang untuk tumbuh," tegas Dodot.

"Ketika perempuan memiliki kemampuan ekonomi yang semakin baik, manfaatnya dapat mengalir kepada generasi berikutnya melalui kesempatan untuk terus tumbuh dan memperoleh pendidikan," pungkasnya.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks