JAMBI — Penyesuaian harga ini menyentuh kelompok BBM non-subsidi, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Adapun harga Pertamax reguler, Pertamax Green 95, Pertalite, dan Biosolar Subsidi tidak berubah dari periode sebelumnya. Daftar lengkap harga dapat diakses melalui laman resmi pertaminapatraniaga.com.
Kenaikan harga tersebut membuat selisih antara wilayah satu dengan lainnya cukup terasa. Sebagai contoh, harga Pertamax Turbo di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara menjadi yang tertinggi, mencapai Rp 20.450 per liter.
Daerah dengan Beban Biaya BBM Terbesar
Rentang harga Pertamax Turbo secara nasional berada di kisaran Rp 18.550 hingga Rp 20.450 per liter. Harga termurah justru tercatat di kawasan FTZ Batam, sementara harga tertinggi berada di empat provinsi yang telah disebutkan sebelumnya.
Untuk produk Pertamax reguler, harga dipatok antara Rp 14.950 sampai Rp 16.650 per liter. Harga paling rendah juga berlaku di FTZ Sabang dan FTZ Batam, dua wilayah yang mendapat fasilitas kawasan perdagangan bebas.
Harga BBM per 1 September 2026 di Pulau Jawa dan Bali
Wilayah dengan konsumsi BBM terbesar di Indonesia, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, kompak menerapkan harga yang sama. Pertamax Turbo dibanderol Rp 19.600 per liter, sementara Pertamax Rp 15.950 per liter.
Di kawasan ini, Pertamax Green 95 tersedia dengan harga Rp 16.600 per liter. Untuk segmen diesel, Dexlite dijual Rp 23.700 per liter dan Pertamina Dex Rp 25.200 per liter. Harga yang identik juga berlaku di Bali dan Nusa Tenggara Barat.
Sementara itu, di Nusa Tenggara Timur, terdapat satu produk khusus yang hanya dijual di provinsi tersebut. Biosolar Non Subsidi tercatat Rp 23.600 per liter, lebih murah Rp 100 dibanding harga Dexlite di wilayah yang sama.
Produk Subsidi dan Wilayah Timur Indonesia
Harga Pertalite dan Biosolar Subsidi tidak berubah di semua provinsi. Pertalite tetap Rp 10.000 per liter dan Biosolar Subsidi Rp 6.800 per liter, sejalan dengan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi dari pemerintah.
Di kawasan Indonesia Timur, harga Pertamax Turbo di Sulawesi dan Maluku bervariasi. Seluruh provinsi Sulawesi mematok Rp 20.000 per liter, namun Maluku dan Maluku Utara tidak tercatat menjual produk tersebut. Hal serupa terjadi di Papua Barat yang tidak melayani penjualan Pertamax Turbo dan Pertamina Dex.
Khusus untuk FTZ Sabang, Pertamina Dex tidak tersedia, namun Dexlite dibanderol dengan harga paling murah secara nasional, yaitu Rp 22.150 per liter. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat di kawasan bebas bea tersebut.
Berikut rincian lengkap harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 1 September 2026:
Sumatera
Aceh: Pertamax Turbo Rp 20.000, Pertamax Rp 16.300, Pertalite Rp 10.000, Pertamina Dex Rp 25.750, Dexlite Rp 24.200, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
FTZ Sabang: Pertamax Rp 14.950, Pertalite Rp 10.000, Dexlite Rp 22.150, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung: Pertamax Turbo Rp 20.000, Pertamax Rp 16.300, Pertamina Dex Rp 25.750, Dexlite Rp 24.200, Pertalite Rp 10.000, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau: Pertamax Turbo Rp 20.450, Pertamax Rp 16.650, Pertamina Dex Rp 26.300, Dexlite Rp 24.750, Pertalite Rp 10.000, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
FTZ Batam: Pertamax Turbo Rp 18.550, Pertamax Rp 15.150, Pertamina Dex Rp 23.950, Dexlite Rp 22.500, Pertalite Rp 10.000, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur: Pertamax Turbo Rp 19.600, Pertamax Green 95 Rp 16.600, Pertamax Rp 15.950, Pertamina Dex Rp 25.200, Dexlite Rp 23.700, Pertalite Rp 10.000, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
Bali dan NTB: Pertamax Turbo Rp 19.600, Pertamax Rp 15.950, Pertamina Dex Rp 25.200, Dexlite Rp 23.700, Pertalite Rp 10.000, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
NTT: Pertamax Turbo Rp 19.600, Pertamax Rp 15.950, Pertamina Dex Rp 25.200, Dexlite Rp 23.700, Biosolar Non Subsidi Rp 23.600, Pertalite Rp 10.000, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur: Pertamax Turbo Rp 20.000, Pertamax Rp 16.300, Pertamina Dex Rp 25.750, Dexlite Rp 24.200, Pertalite Rp 10.000, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
Kalimantan Utara: Pertamax Turbo Rp 20.450, Pertamax Rp 16.650, Pertamina Dex Rp 26.300, Dexlite Rp 24.750, Pertalite Rp 10.000, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat: Pertamax Turbo Rp 20.000, Pertamax Rp 16.300, Pertamina Dex Rp 25.750, Dexlite Rp 24.200, Pertalite Rp 10.000, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
Maluku dan Maluku Utara: Pertamax Rp 16.300, Dexlite Rp 24.200, Pertalite Rp 10.000, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
Papua: Pertamax Turbo Rp 20.000, Pertamax Rp 16.300, Dexlite Rp 24.200, Pertalite Rp 10.000, Biosolar Subsidi Rp 6.800.
Papua Barat: Pertamax Rp 16.300, Dexlite Rp 24.200, Pertalite Rp 10.000, Biosolar Subsidi Rp 6.800.