JAMBI — Toyota Veloz Hybrid terjual 200-250 unit per bulan di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta sepanjang 2026, menurut data Nasmoco. Kontribusi kendaraan elektrifikasi Toyota di dua provinsi itu kini mencapai 26 persen dari total penjualan, naik dari 12 persen pada periode yang sama tahun lalu. Veloz Hybrid menjadi model penyumbang terbesar sejak mulai dipasarkan April 2026.
Wakil Presiden Direktur Nasmoco, Jodjana Jody, menyebut penjualan Veloz Hybrid sudah stabil di kisaran 200-250 unit per bulan. Angka itu disampaikannya kepada media di Yogyakarta, Senin (14/9) malam.
"Jadi kami berharap jualan kami di hybrid, untuk Veloz Hybrid ini sekarang sudah cukup stabil di angka 200-250 unit per bulan," kata Jodjana.
Pasar mobil hybrid Toyota di Jateng dan DIY memang bergerak cepat. Sepanjang Januari-Agustus 2026, kendaraan elektrifikasi menyumbang 26 persen dari penjualan Toyota di wilayah kerja Nasmoco.
Lonjakan Setelah Veloz Hybrid Masuk Dapur Produksi
Sebelum Veloz Hybrid dipasarkan, penjualan model tersebut hanya berkisar hampir 100 unit per bulan. Setelah varian hybrid hadir, volumenya naik hampir 2,5 kali lipat.
Pada Januari-Agustus 2025, penjualan mobil elektrifikasi Toyota di Jateng dan DIY tercatat 995 unit. Saat itu Veloz Hybrid belum masuk pasar, sehingga kontribusi elektrifikasi terhadap total penjualan masih 12 persen.
Veloz Hybrid mulai dipasarkan pada April 2026. Kehadirannya langsung mengubah komposisi penjualan Toyota di dua provinsi tersebut.
Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid Ikut Menyumbang
Selain Veloz Hybrid, Toyota Innova Zenix Hybrid memberikan kontribusi penting bagi penjualan kendaraan hybrid Toyota di kawasan Nasmoco. Yaris Cross Hybrid juga turut menyumbang volume.
Kenaikan kontribusi elektrifikasi menjadi 26 persen mencerminkan perubahan komposisi pasar kendaraan di Jawa Tengah dan DIY. Konsumen di wilayah ini mulai menjadikan hybrid sebagai pilihan utama, bukan sekadar alternatif.
Prospek Veloz Hybrid ke Depan
Penjualan Veloz Hybrid diharapkan terus meningkat setelah mampu mempertahankan volume bulanan di kisaran 200-250 unit. Stabilnya angka tersebut menjadi indikasi awal bahwa permintaan hybrid di Jateng dan DIY belum surut.
Pertumbuhan pasar elektrifikasi nasional turut menopang kinerja Toyota di dua provinsi itu. Veloz Hybrid berada di posisi sentral karena menyumbang porsi terbesar dari total penjualan elektrifikasi Nasmoco.