JAMBI — Wali Kota Jambi Maulana resmi melepas 838 jamaah calon haji (JCH) asal Kota Jambi tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (2/5/2026). Pelepasan ini menandai kesiapan ratusan warga Jambi untuk menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Jumlah jamaah tahun ini melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 660 orang. Seluruh rombongan dijadwalkan berangkat dalam lima kelompok terbang (kloter) melalui embarkasi Batam, dengan jadwal keberangkatan perdana mulai 5 Mei 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Kementerian Haji dan Umrah, perwakilan Kementerian Agama, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Jambi. Kehadiran para pendamping jamaah turut mempertegas kesiapan logistik dan administratif menjelang keberangkatan.
Fokus Kesehatan dan Pendampingan Dokter Khusus
Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menekankan bahwa kesiapan fisik menjadi kunci utama dalam menjalankan ibadah haji. Perbedaan cuaca yang ekstrem di Arab Saudi serta padatnya rangkaian ibadah menuntut jamaah untuk berada dalam kondisi prima.
"Haji membutuhkan fisik yang kuat. Jaga kesehatan dengan makan teratur dan membawa obat-obatan pribadi," pesan Maulana di hadapan ratusan jamaah yang hadir.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Jambi telah menyiapkan tenaga dokter khusus yang akan melekat pada rombongan. Tim medis ini bertugas memantau kondisi kesehatan jamaah secara berkala selama pelaksanaan ibadah berlangsung di Tanah Suci.
Sambal UMKM Jambi Jadi Bekal Nutrisi Jamaah
Ada hal unik dalam pembekalan haji tahun ini. Pemerintah Kota Jambi mendistribusikan lauk pauk berupa sambal khas hasil produksi UMKM binaan daerah kepada seluruh jamaah. Langkah ini diambil untuk memastikan selera makan jamaah tetap terjaga di tengah adaptasi konsumsi selama di luar negeri.
"Kami mendistribusikan sedikit lauk untuk mengingatkan pentingnya makan. Karena daya tahan tubuh itu dimulai dari makanan," ujar Maulana menjelaskan alasan pemberian bekal tersebut.
Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan ganda, yakni menjaga asupan nutrisi jamaah sekaligus mempromosikan produk lokal Jambi. Dengan membawa cita rasa nusantara, jamaah diharapkan tidak mengalami kendala nafsu makan yang sering kali memicu penurunan imunitas.
Pesatnya Kenaikan Kuota dan Pesan Ketertiban
Kepala Kantor Haji Kota Jambi, M. Kholis, memberikan catatan khusus mengenai peningkatan jumlah jamaah yang mencapai lebih dari 25 persen dibandingkan tahun lalu. Ia meminta seluruh jamaah untuk memperkuat solidaritas antarsesama warga Jambi selama berada di Arab Saudi.
"Jamaah haji Kota Jambi dikenal dengan ketertiban, jadi tolong jaga itu semua," tegas M. Kholis singkat.
Manajemen keberangkatan melalui embarkasi Batam juga telah dikoordinasikan secara matang. Lima kloter yang telah disiapkan akan menjalani proses verifikasi akhir sebelum terbang menuju Madinah maupun Jeddah sesuai urutan jadwal yang telah ditetapkan Kemenag.
Harapan Predikat Haji Mabrur bagi Warga Jambi
Pemerintah Kota Jambi berharap seluruh rangkaian prosesi haji tahun ini berjalan tanpa kendala berarti. Dukungan mulai dari pemeriksaan kesehatan di daerah, pendampingan medis profesional, hingga bekal pangan lokal diharapkan menjadi stimulus bagi kelancaran ibadah.
Doa bersama menutup acara pelepasan tersebut, mengiringi harapan agar 838 jamaah dapat kembali ke tanah air dalam kondisi sehat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan setiap kloter melalui jalur komunikasi resmi dengan petugas haji di lapangan.