Pencarian

Mahasiswa Pendidikan Matematika UNJA Latih Literasi Multidimensi di Desa Tantan Lewat Program ‘Lentera Tantan’

Rabu, 15 Juli 2026 • 13:20:31 WIB
Mahasiswa Pendidikan Matematika UNJA Latih Literasi Multidimensi di Desa Tantan Lewat Program ‘Lentera Tantan’
Empat pojok literasi didirikan di Desa Tantan sebagai pusat belajar multidimensi bagi warga melalui program 'Lentera Tantan' oleh mahasiswa Pendidikan Matematika UNJA.

MUARO JAMBI — Sebanyak empat pojok literasi akan didirikan di Desa Tantan sebagai pusat belajar multidimensi bagi warga. Ketua Tim PPK Ormawa IMATIKA FKIP UNJA, Nabila Sapitri, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga pelatihan keterampilan yang terintegrasi dengan potensi desa.

Empat Pojok Literasi untuk Empat Kelompok Warga

Program “Lentera Tantan” membagi sasaran ke dalam empat kelompok: remaja, ibu rumah tangga, kelompok PKK, dan karang taruna. Masing-masing kelompok akan mendapatkan modul belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka, mulai dari literasi digital hingga teknik pengolahan hasil pertanian dan perikanan.

“Kami juga akan membentuk pionir Desa Tantan agar program ini bisa berlanjut secara mandiri setelah masa pengabdian selesai,” ujar Nabila. Ia menambahkan bahwa pengembangan produk bernilai ekonomi juga menjadi target, terutama untuk komoditas unggulan desa seperti perkebunan dan perikanan.

Wakil Rektor Ingatkan Mahasiswa Hormati Adat Setempat

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., yang membuka kegiatan secara resmi, menekankan pentingnya menjaga nama baik kampus selama berada di tengah masyarakat. “PPK Ormawa adalah wujud nyata implementasi kampus berdampak. Kami berkomitmen mendampingi pelaksanaan program dan menghadirkan narasumber sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia juga berharap Desa Tantan bisa meraih prestasi pada ajang Abdidaya tingkat nasional melalui kolaborasi berkelanjutan antara UNJA dan pemerintah desa. “Mahasiswa harus tetap menghormati adat istiadat setempat,” pesan Prof. Fauzi.

Kepala Desa: Program Ini Peluang untuk Sektor Pertanian dan Perikanan

Kepala Desa Tantan, Mashur, S.Pd., menyambut baik program ini. Menurutnya, sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan yang menjadi mata pencaharian utama warga membutuhkan sentuhan inovasi. “Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan perguruan tinggi diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan desa,” ungkapnya.

Dukungan serupa disampaikan Sekretaris Camat Sekernan, Syaifudin Sobri, S.KM., M.Si. Ia berharap mahasiswa dan dosen UNJA dapat menghadirkan inovasi yang bermanfaat, terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.

UNJA Loloskan Lima Proposal PPK Ormawa, Peringkat Ketiga Nasional

Keberhasilan UNJA meloloskan lima proposal PPK Ormawa pada tahun 2026 disebut Prof. Fauzi sebagai hasil kolaborasi mahasiswa, dosen, dan pemerintah desa. Pencapaian ini menempatkan UNJA di peringkat ketiga secara nasional dalam program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Program “Lentera Tantan” sendiri akan berlangsung hingga November 2026, dengan evaluasi berkala setiap bulan. Tim IMATIKA juga akan melibatkan mahasiswa dari program studi lain untuk memberikan pelatihan teknis di bidang pertanian dan perikanan.

Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks