JAMBI — Wuling Aira EV hadir sebagai lompatan strategis pabrikan asal China itu di segmen kendaraan ramah lingkungan. Berbeda dari model perkotaan ringkas sebelumnya, Aira EV membawa perubahan signifikan pada dimensi bodi yang lebih panjang dan lebar. Konfigurasi empat pintu yang diusungnya juga membuat akses kabin lebih mudah bagi penumpang.
Performa Baterai dan Target Pengguna Perkotaan
Untuk urusan dapur pacu, Aira EV dipasangi baterai berkapasitas 25,1 kWh. Pabrikan mengklaim, berdasarkan standar pengujian CLTC, daya tersebut sanggup menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Jarak tempuh ini dinilai cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di area perkotaan yang padat.
Perubahan dimensi dan penambahan jumlah pintu menjadi nilai jual utama model ini. Wuling menyebutnya sebagai kendaraan yang lebih akomodatif dan bertenaga dibanding pendahulunya di segmen yang sama.
Strategi Elektrifikasi di Usia Sembilan Tahun
Perkenalan Aira EV dilakukan bertepatan dengan perayaan sembilan tahun Wuling Indonesia melayani masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari visi besar SGMW Group untuk memperluas jajaran kendaraan energi baru (NEV) di Tanah Air.
Hingga saat ini, Wuling telah memasarkan enam model kendaraan listrik yang mencakup segmen mobil mini perkotaan, kendaraan keluarga, hingga mobil niaga. Kehadiran Aira EV diprediksi akan memperkuat posisi mereka di segmen transportasi hijau perkotaan.
Jadwal Meluncur dan Antusiasme Pasar
Meski sudah diperkenalkan, konsumen masih harus bersabar untuk bisa memilikinya secara resmi. Wuling Aira EV dijadwalkan meluncur secara resmi pada ajang GIIAS 2026 yang akan digelar akhir Juli mendatang.
Dengan dimensi yang lebih lapang dan jarak tempuh yang kompetitif, Aira EV berpotensi menjadi pemain baru yang patut diperhitungkan di pasar mobil listrik perkotaan Indonesia. Publik tinggal menunggu kepastian harga dan varian yang akan ditawarkan saat peluncuran nanti.