Pencarian

7 Desa Wisata di Jambi yang Memesona, Wajib Coba untuk Liburan Akhir Pekan

Jumat, 24 Juli 2026 • 11:01:01 WIB
7 Desa Wisata di Jambi yang Memesona, Wajib Coba untuk Liburan Akhir Pekan
Pemandangan hamparan sawah bertingkat di Desa Wisata Koto Baru, Jambi, menyuguhkan ketenangan bagi pengunjung yang ingin melepas penat.

Jambi tidak melulu soal candi atau kota. Di balik hiruk-pikuk perkotaan, provinsi ini memiliki puluhan desa wisata yang menawarkan ketenangan dan pengalaman autentik. Mulai dari hamparan sawah hijau hingga kehidupan masyarakat adat yang masih memegang tradisi, desa-desa ini menjadi alternatif liburan yang jauh dari keramaian.

Bagi warga lokal yang ingin melepas penat atau wisatawan yang mencari pengalaman baru, desa wisata di Jambi menyajikan sesuatu yang berbeda. Berikut tujuh di antaranya yang patut masuk daftar kunjungan.

1. Desa Wisata Danau Kerinci

Danau Kerinci bukan sekadar destinasi air. Desa di sekitarnya menawarkan panorama perbukitan yang membentang langsung di tepi danau. Udara sejuk khas dataran tinggi langsung terasa begitu kaki menginjak tanah desa.

Di sini, pengunjung bisa naik perahu tradisional mengelilingi danau atau sekadar duduk di warung tepi sambil menikmati kopi. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari saat kabut tipis masih menyelimuti permukaan air.

2. Desa Wisata Lempur

Terletak di Kabupaten Kerinci, Lempur dikenal dengan hamparan kebun teh dan hutan pinus yang rapi. Suasananya sunyi, cocok untuk kamu yang ingin kabur dari kebisingan kota.

Jalan setapak di antara pohon pinus menjadi spot favorit untuk foto atau sekadar jalan santai. Tidak ada tiket masuk khusus, cukup biaya parkir yang sangat terjangkau. Cek jam operasional terbaru sebelum berangkat karena bisa berubah tergantung musim.

3. Desa Wisata Sungai Penuh

Ibukota Kabupaten Kerinci ini punya desa-desa wisata yang tersebar di sekitarnya. Salah satu daya tarik utama adalah rumah-rumah tradisional dengan arsitektur khas Kerinci yang masih terawat.

Pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan warga yang ramah dan belajar tentang budaya setempat. Jangan lewatkan kuliner lokal seperti gelamai yang dijual di beberapa rumah warga.

4. Desa Wisata Koto Baru

Desa ini berada di jalur menuju Danau Kerinci. Pemandangan sawah bertingkat yang hijau membentang sejauh mata memandang. Cocok untuk kamu yang suka trekking ringan di tengah alam.

Udara sejuk dan suara burung menjadi latar yang sempurna untuk melepas penat. Tidak ada penginapan mewah di sini, tapi homestay warga bisa jadi pilihan untuk merasakan hidup ala pedesaan.

5. Desa Wisata Rantau Panjang

Berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, desa ini menawarkan wisata sungai dan hutan bakau. Perahu menjadi alat transportasi utama untuk menjelajahi kawasan ini.

Pengunjung bisa melihat langsung kehidupan warga yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan. Suasana sore hari di tepi sungai sangat tenang, cocok untuk bersantai sambil menikmati angin sepoi-sepoi.

6. Desa Wisata Muara Jambi

Desa ini berdekatan dengan kompleks Candi Muara Jambi yang merupakan salah satu situs bersejarah terbesar di Asia Tenggara. Selain candi, desa ini menawarkan wisata susur sungai Batanghari dengan perahu tradisional.

Warga setempat sering kali menjadi pemandu yang menjelaskan sejarah dan kehidupan di sekitar sungai. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi atau sore hari untuk menghindari terik matahari.

7. Desa Wisata Tanjung

Terletak di Kabupaten Muaro Jambi, desa ini dikenal dengan kerajinan batik khas Jambi. Pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan batik dari awal hingga akhir.

Beberapa rumah warga juga menjual kain batik siap pakai dengan harga bervariasi. Cek langsung ke tempatnya untuk mendapatkan informasi harga terbaru. Selain batik, desa ini juga menawarkan wisata kuliner khas Melayu Jambi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa desa wisata terdekat dari Kota Jambi?
Desa Wisata Muara Jambi dan Tanjung adalah yang paling dekat, hanya berjarak sekitar 30-45 menit berkendara dari pusat kota.

2. Apakah ada penginapan di desa wisata Jambi?
Beberapa desa seperti Danau Kerinci dan Lempur menyediakan homestay warga. Namun, fasilitasnya sederhana. Sebaiknya hubungi pengelola desa wisata setempat untuk reservasi.

3. Kapan waktu terbaik berkunjung ke desa wisata Jambi?
Musim kemarau antara Juni hingga September adalah waktu ideal. Jalanan lebih kering dan pemandangan lebih cerah.

4. Apakah desa wisata di Jambi ramah untuk anak-anak?
Sebagian besar desa wisata seperti Danau Kerinci dan Koto Baru memiliki area terbuka yang aman untuk anak-anak bermain. Namun, awasi selalu anak-anak di dekat danau atau sungai.

5. Bagaimana cara menuju desa wisata di Jambi?
Kendaraan pribadi adalah pilihan paling fleksibel. Dari Kota Jambi, perjalanan ke desa-desa di Kerinci memakan waktu sekitar 5-6 jam. Untuk desa di Tanjung Jabung Timur, perjalanan sekitar 2-3 jam.

Desa wisata di Jambi menawarkan lebih dari sekadar pemandangan. Kehangatan warga lokal, tradisi yang masih hidup, dan udara segar adalah kombinasi yang sulit ditolak. Tidak perlu rencana rumit—cukup pilih satu desa, siapkan kamera, dan nikmati Jambi dari sisi yang paling otentik.

Bagikan

Berita Terkini

Indeks