MUARO JAMBI — Kegiatan MGMP Rumpun Sosial dan Umum yang diselenggarakan KKM 2 Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Muaro Jambi menghadirkan Hendri, M.E.Sy., guru MTsN 3 Kota Jambi, sebagai narasumber. Forum yang berlangsung di MTs Al Ihsaniyah Sarang Burung itu membahas dua topik utama: pembentukan pengurus MGMP dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran.
Pembentukan pengurus MGMP dinilai penting untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antarguru. Lewat wadah ini, para guru diharapkan bisa saling berbagi pengalaman, bertukar informasi, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang sesuai kebutuhan peserta didik.
AI Bantu Guru Susun Soal hingga Bahan Ajar
Pemanfaatan AI menjadi fokus pembahasan lain dalam forum tersebut. Menurut pemaparan Hendri, teknologi kecerdasan buatan dapat membantu guru mencari inspirasi pembelajaran, menyusun variasi soal, serta menyiapkan bahan ajar secara lebih praktis dan kreatif.
Namun, guru tetap diminta melakukan pemeriksaan dan penyesuaian terhadap hasil yang dihasilkan AI. Tujuannya agar materi yang dipakai sesuai dengan kurikulum, karakteristik peserta didik, serta tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan.
Mengapa Pemeriksaan Hasil AI Tetap Wajib
AI memang mempercepat proses perancangan pembelajaran, tetapi tidak bisa menggantikan pertimbangan pedagogis seorang guru. Hasil keluaran AI masih perlu disesuaikan dengan kondisi kelas masing-masing, terutama karena karakteristik peserta didik di tiap madrasah berbeda-beda.
Penyesuaian itu mencakup pemilihan tingkat kesulitan soal, konteks contoh yang dipakai, hingga keselarasan dengan capaian pembelajaran di kurikulum yang berlaku.
Berbagi Pengetahuan Antarguru Madrasah
Kehadiran Hendri sebagai narasumber merupakan bagian dari upaya berbagi pengetahuan dan pengalaman antarguru madrasah. Langkah ini menyasar peningkatan kompetensi profesional guru, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di bidang pendidikan.
Melalui kegiatan MGMP, para guru di lingkungan KKM 2 Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Muaro Jambi diharapkan semakin termotivasi untuk berkolaborasi dan berinovasi. Pemanfaatan teknologi secara bijak menjadi salah satu kunci mewujudkan pembelajaran yang lebih efektif dan berkualitas di lingkungan madrasah.