Pencarian

Kapal Pesiar Musim Dingin Mediterania Makin Diminati, 3 Pelayaran Perdana

Jumat, 16 Oktober 2026 • 10:52:31 WIB
Kapal Pesiar Musim Dingin Mediterania Makin Diminati, 3 Pelayaran Perdana
Kapal pesiar musim dingin di Mediterania menawarkan suasana pelabuhan yang lebih sepi dibanding musim panas.

JAMBI — Pelayaran musim dingin di Mediterania kini jadi tren baru wisatawan yang ingin menghindari suhu panas dan keramaian musim panas Eropa. Regent Seven Seas Cruises meluncurkan program musim dingin penuh pertamanya, disusul Oceania Cruises dan Holland America Line yang memperluas rute ke Mediterania, Eropa Utara, dan Kepulauan Canary.

Regent Seven Seas Cruises membuka program musim dingin penuh pertamanya di Mediterania, dengan harga paket yang sudah mencakup tur darat, makanan, minuman, dan fasilitas seperti Wi-Fi. Langkah ini menandai pergeseran jadwal pelayaran yang biasanya berhenti saat musim panas Eropa berakhir.

Oceania Cruises, merek saudara Regent yang dikenal lewat itineari berbasis destinasi dan kualitas kuliner di kapal, berencana menurunkan kapal baru Oceania Allura untuk jadwal musim dingin Mediterania lengkap pertamanya pada tahun depan. Holland America Line memperluas jangkauan lebih jauh dengan pelayaran musim dingin baru di Mediterania, Eropa Utara, dan Kepulauan Canary pada 2027.

Mengapa Pelayaran Musim Dingin Mediterania Ramai

Musim panas Eropa identik dengan suhu tinggi dan antrean panjang di destinasi populer. Pelayaran di luar musim menawarkan keramaian yang lebih sedikit, suhu lebih sejuk, dan harga yang lebih rendah di hampir semua lini.

Wisatawan juga mendapat kesempatan mengenal destinasi dari sisi lain. Di Mykonos, misalnya, pelancong bisa menjelajahi museum arkeologi dan mendaki di suhu yang lebih nyaman, bukan sekadar menikmati pantai dan kehidupan malam musim panas yang ramai.

Rute dan Pengalaman Baru di Tiap Kapal

Holland America Line menawarkan pengalaman yang berbeda dari pelayaran musim panas biasa. Di Bergen, Norwegia, penumpang bisa menukar kayak dengan ski. Di pedesaan Roma lewat pelabuhan Civitavecchia, tamu dapat memanfaatkan puncak musim truffle putih dengan tur berburu dan memasak truffle.

Regent Seven Seas Cruises menyiapkan persinggahan di pasar Natal tersembunyi di Spanyol, Prancis, dan Italia pada musim gugur 2027. Holland America Line menawarkan perburuan aurora borealis di Norwegia, sementara Oceania menjadwalkan pelayaran antara Barcelona dan Roma pada Januari 2028.

Tanggapan Operator Kapal Pesiar

Nathan Hickman, senior vice president dan chief sales officer Oceania Cruises, menyebut pola perjalanan wisatawan sudah berubah. "Karibia dulu jadi destinasi musim dingin, sekarang jadi destinasi sepanjang tahun," katanya.

"Kalau Anda lihat pola cuaca, alasan orang ke Eropa untuk melihat situs-situs ini, dan pasar liburan yang ada di sana, masuk akal untuk melakukannya sepanjang tahun. Sejauh ini itu terbukti," ujar Hickman.

Paul Grigsby, vice president of deployment and revenue planning Holland America Line, mengakui pendekatan ini membawa pengalaman baru. "Saya rasa saya belum pernah merencanakan pelayaran yang memasukkan liburan ski," ujarnya.

Antusiasme Wisatawan dan Rencana Lanjutan

Beberapa operator kapal pesiar sudah merencanakan perluasan program musim dingin ini ke musim-musim berikutnya. Windstar Cruises tercatat lebih dulu menjalankan operasi di luar musim Mediterania sejak 2023.

Bagi wisatawan yang ingin mencoba, pelayaran musim dingin Mediterania memberi cara berbeda menjelajahi destinasi yang sudah dikenal. Perlu dicatat bahwa pengalaman di tiap pelabuhan akan berbeda dari musim panas, terutama untuk aktivitas berbasis cuaca seperti snorkeling atau berjemur.

Informasi jadwal, harga, dan ketersediaan kabin dapat dikonfirmasi langsung melalui situs resmi masing-masing operator kapal pesiar.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cntraveler.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks