Pencarian

Ketua TP PKK Merangin Ajak Warga Pulau Kemang Pilah Sampah dari Rumah Lewat Program Gemilang

Senin, 19 Oktober 2026 • 05:46:32 WIB
Ketua TP PKK Merangin Ajak Warga Pulau Kemang Pilah Sampah dari Rumah Lewat Program Gemilang
Ketua TP PKK Merangin Lavita Mudahar Syukur membagikan tong penampung sampah berbahan kawat ram kepada warga Pulau Kemang.

BANGKO — Rombongan TP PKK Kabupaten Merangin bergerak dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Merangin menuju permukiman warga di Pulau Kemang. Di sana, Lavita Mudahar Syukur dan timnya membagikan tong penampung sampah berbahan kawat ram untuk memisahkan botol bekas dan sampah plastik lain dari sampah rumah tangga.

Pendekatan dari pintu ke pintu dipilih agar warga tidak hanya mendengar imbauan, tetapi langsung mempraktikkan cara memilah. Lavita menyebut cara edukasi semacam ini lebih mudah dipahami ketimbang penyuluhan sekali duduk.

Botol Bekas ke Tong Kawat, Sisa Makanan Jadi Pupuk

Dalam keterangan tertulis yang diterima detikSumbagsel, Lavita menjelaskan pembagian tugas antarjenis sampah. Sampah plastik dan botol bekas diminta masuk ke tong kawat yang telah disediakan, sementara sampah organik diolah sendiri oleh warga.

"Kita di sini melakukan cara edukasi yang baik kepada warga agar meminta warga aktif memilah sampah dari rumah. Sampah plastik seperti botol bekas harap dimasukkan ke dalam tong kawat yang telah disediakan," kata Lavita, Minggu (18/10/2026).

Sisa bahan makanan dan sampah organik lain diarahkan menjadi pupuk untuk tanaman di pekarangan rumah masing-masing. Dengan begitu, volume sampah yang dibuang ke luar rumah berkurang dari dua sisi sekaligus.

Mengapa Pemilahan Dimulai dari Lingkungan Keluarga

Lavita menilai perubahan kebiasaan mengelola sampah tidak akan bertahan kalau hanya bergantung pada petugas kebersihan. Kebiasaan itu perlu ditanamkan lebih dulu di rumah, tempat warga mengambil keputusan soal sampahnya setiap hari.

"Jadi dengan hal ini kami terus meminta masyarakat aktif memilah sampah dari rumah. Warga mesti dapat memahami pemilihan sampah ini yang mana sampah plastik dan yang mana sampah seperti botol bekas diletakkan di tong yang sudah disediakan," ujarnya.

Pemisahan sampah organik dan anorganik disebut mempermudah pengelolaan di tingkat berikutnya. Sampah plastik yang sudah terkumpul terpisah lebih mudah diangkut dan diolah, sedangkan sampah organik selesai di pekarangan.

Pulau Kemang Jadi Titik Awal, Warga Diminta Lanjutkan Sendiri

Kawasan Pulau Kemang di Kelurahan Dusun Bangko menjadi lokasi pertama program Gemilang. Pemilihan titik awal ini menandai bahwa gerakan tersebut menyasar permukiman padat, bukan hanya institusi atau sekolah.

Gemilang digagas untuk menumbuhkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan lewat kebiasaan sederhana yang dijalankan terus-menerus. Pendekatan langsung ke rumah warga diharapkan membuat pemilahan sampah tidak berhenti pada tahap sosialisasi.

"Sementara untuk sampah organik, kami dorong warga mengolahnya menjadi pupuk tanaman di pekarangan rumah masing-masing," katanya.

Lavita berharap warga Pulau Kemang dan kawasan lain di Merangin ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan mengelola sampah secara tepat dari rumah masing-masing.

"Kami mendorong warga mulai memilah sampah dari rumah agar kebersihan lingkungan bisa dijaga bersama," tutupnya.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks