MUARO JAMBI — Imbauan disampaikan menyusul jadwal penerapan OTP MFA pada aplikasi SIMPEG/SIMSDM atau SIMPEG 5 yang tinggal menghitung hari. Pemeriksaan akun dapat dimulai dari menu profil pada aplikasi tersebut. Bagian alamat dan kontak menjadi titik pertama yang perlu dipastikan masih sesuai.
Email pribadi harus dalam kondisi dapat diakses, sementara email dinas perlu aktif dan terverifikasi. Nomor WhatsApp atau telepon yang tercatat juga wajib merupakan nomor yang masih dipakai sehari-hari.
Data Kontak Menentukan Kelancaran Kode OTP
Penerapan OTP MFA menambah satu tahap verifikasi ketika pengguna masuk ke sistem. Kode sekali pakai dikirimkan melalui kontak atau email yang terdaftar. Karena itu, data kontak yang tidak aktif berpotensi memutus akses pegawai ke layanan kepegawaian.
Jurmalis menekankan pentingnya pemeriksaan sebelum sistem autentikasi baru diberlakukan. "Mohon seluruh ASN segera memeriksa data kontak dan memperbarui akses SIMPEG 5 sesuai petunjuk resmi," kata Jurmalis.
Selain email dan nomor telepon, kontak darurat turut menjadi bagian yang diperiksa. Informasi itu harus diisi benar dan sesuai data terkini. Kelengkapan profil menjaga ketepatan informasi yang tersimpan di sistem kepegawaian.
Perbarui Kata Sandi Lewat Menu "Lupa Kata Sandi?"
Langkah berikutnya adalah menyegarkan kredensial melalui tautan "Lupa Kata Sandi?" pada halaman login SIMPEG/SIMSDM. Proses pemulihan bergantung pada kontak atau email yang terdaftar, sehingga keduanya harus dipastikan aktif lebih dulu.
Jika proses pemulihan tidak berhasil, pegawai diminta menghubungi bantuan resmi yang disediakan pengelola sistem. Penyelesaian kendala lebih awal memberi ruang menindaklanjuti masalah sebelum tanggal penerapan tiba.
Pegawai juga diingatkan menjaga kerahasiaan kode verifikasi dan kata sandi. Informasi tersebut tidak boleh dibagikan kepada pihak lain, termasuk mereka yang mengaku dapat membantu tanpa melalui saluran resmi.
Waspadai Tautan dan Permintaan Data Mencurigakan
MAN 1 Muaro Jambi meminta pegawai mengikuti pengumuman resmi agar tidak terjerumus pada petunjuk yang belum terverifikasi. Kewaspadaan terhadap tautan dan permintaan data mencurigakan perlu tetap dijaga selama masa transisi.
Bagi ASN di lingkungan madrasah, kesiapan akses SIMPEG 5 merupakan bagian dari ketertiban administrasi kepegawaian. Pengecekan mandiri membuat setiap pegawai mengetahui kondisi akunnya sebelum 19 Oktober 2026.
Jurmalis berharap seluruh ASN PNS dan PPPK di MAN 1 Muaro Jambi menyelesaikan pembaruan sesuai panduan. Dengan profil akurat dan kata sandi yang dapat digunakan, proses autentikasi diharapkan berjalan lancar. Upaya ini mendukung keamanan akun dan kelancaran layanan kepegawaian di lingkungan Kementerian Agama.