Pencarian

Kuliner Khas Sasak di Senggigi Lombok Jadi Daya Tarik Wisatawan

Rabu, 16 September 2026 • 14:52:01 WIB
Kuliner Khas Sasak di Senggigi Lombok Jadi Daya Tarik Wisatawan
Kawasan wisata Senggigi di Lombok Barat menempatkan kuliner khas Sasak sebagai bagian dari daya tarik utama.

JAMBI — Kawasan wisata Senggigi di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, kini menempatkan kuliner khas Sasak sebagai bagian dari daya tarik utama, bukan sekadar pelengkap pengalaman menginap. Aruna Senggigi Resort & Convention menawarkan Soto Sasak, nasi begibung, hingga konsep angkringan bertema Nusantara setiap Sabtu dan Minggu. Langkah ini memperkuat posisi Senggigi sebagai destinasi wisata yang memadukan alam, budaya, dan cita rasa lokal.

General Manager Aruna Senggigi Resort & Convention, Yeyen Heryawan, menyebut kuliner menjadi salah satu pertimbangan wisatawan dalam memilih tempat menginap dan berwisata. Pihaknya secara konsisten menampilkan makanan khas Sasak untuk memperkenalkan kekayaan rasa Lombok kepada tamu.

Menu Khas Sasak yang Ditawarkan

Soto Sasak dan nasi begibung menjadi dua hidangan andalan yang terus disajikan. Soto Sasak dikenal punya keragaman isian, sementara nasi begibung menyuguhkan pengalaman makan bersama dalam satu wadah besar.

"Untuk Soto Sasak juga kami ada di sini dengan keragaman isiannya. Nasi begibung juga kami tawarkan untuk wisatawan sehingga mereka dapat mengenal rasa makanan khas dari Lombok," ujar Yeyen.

Menurut Yeyen, kehadiran menu khas daerah memberi nilai lebih karena wisatawan tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga mengenal karakter kuliner Lombok secara langsung.

Konsep Angkringan Akhir Pekan

Selain kuliner lokal, Aruna Senggigi menghadirkan konsep angkringan setiap Sabtu dan Minggu. Konsep ini mengangkat tema selera Nusantara dengan menu yang berganti setiap bulan.

Pergantian tema dilakukan agar tamu tidak bosan dan punya pilihan makanan daerah lain di luar Lombok. Salah satu sajian yang pernah ditampilkan adalah pempek Palembang.

"Menu kami kurang lebih sama, tetapi setiap bulan kami ganti temanya. Kami mencoba menampilkan makanan dari beberapa daerah, seperti pempek Palembang, agar tamu tidak bosan dan memiliki pilihan makanan daerah lain di luar Lombok," kata Yeyen.

Angkringan ini menyasar makanan yang terjangkau dan mudah dinikmati dari sore hingga malam. Pilihannya tidak hanya makanan berat, tetapi juga beragam kudapan.

Perpaduan Kuliner dengan Atraksi Budaya

Konsep angkringan dikembangkan bukan hanya sebagai aktivitas makan dan minum. Aruna Senggigi memadukan kuliner dengan hiburan berupa atraksi dan tarian tradisional Nusantara.

Menu yang disajikan antara lain makanan ringan hingga hidangan mengenyangkan seperti pecel pincuk dan nasi gandul. Wisatawan bisa sekadar menikmati camilan atau menjadikan kuliner sebagai bagian dari agenda wisata.

"Kami ingin menghadirkan makanan yang affordable dan comfort food sehingga tamu bisa menikmati suasana dari sore sampai malam," ujar Yeyen.

Kuliner Bukan Satu-satunya Faktor

Yeyen menilai kuliner bukan faktor tunggal yang menentukan tingkat kunjungan wisatawan. Daya tarik alam dan kesenian tradisional juga berperan penting dan perlu dikemas secara terpadu.

"Kalau menurut saya, wisata kuliner ini bukan faktor yang menyebabkan kunjungan secara langsung. Kuliner hanya memengaruhi, karena masih banyak faktor lain seperti alam dan kesenian tradisional," katanya.

Karena itu, berbagai potensi tersebut perlu dikemas dalam satu konsep wisata yang saling menguatkan. Kuliner menjadi salah satu bagian yang melengkapi atraksi wisata dan menciptakan suasana nyaman bagi pengunjung.

"Jadi kami tidak hanya menghadirkan kuliner, tetapi juga atraksi dan suasana yang membuat wisatawan bisa menikmati pengalaman secara lebih lengkap," kata Yeyen mengakhiri.

Bagi wisatawan yang merencanakan liburan ke Senggigi, menjadwalkan kunjungan pada akhir pekan memberi kesempatan mencicipi konsep angkringan sekaligus menikmati pertunjukan tari tradisional. Informasi terkini soal jadwal dan menu dapat dikonfirmasi langsung ke pihak pengelola atau dinas pariwisata setempat.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks