KOTA JAMBI — DPRD Kota Jambi menilai pengawasan investasi perlu diperketat agar persoalan perizinan tidak muncul setelah modal investor masuk. Dorongan itu disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kota Jambi, Azhar, yang menyebut perizinan sebagai dasar penting dalam memastikan kegiatan investasi berjalan baik.
Menurut Azhar, pengawasan sejak awal diperlukan supaya berbagai potensi persoalan bisa diantisipasi. Ia tidak ingin masalah baru muncul ketika kegiatan investasi sudah berjalan di Kota Jambi.
Perizinan Jadi Titik Krusial yang Harus Diawasi Sejak Awal
Azhar menempatkan perizinan sebagai salah satu fondasi utama dalam kegiatan investasi. Karena itu, DPRD mendorong pengawasan dilakukan lebih maksimal, termasuk melalui kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dengan pengawasan yang ketat sejak tahap perizinan, potensi persoalan diharapkan bisa dicegah sebelum berkembang. DPRD menilai langkah itu penting agar investor maupun warga tidak dirugikan di kemudian hari.
DPRD Minta Koordinasi dengan OPD Terkait Berjalan Optimal
Azhar berharap koordinasi antara DPRD dan OPD terkait dalam melakukan pengawasan dapat berjalan optimal. Menurutnya, kerja sama lintas instansi menjadi kunci agar kegiatan investasi di Kota Jambi berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menyebut pengawasan yang dilakukan bersama-sama akan lebih efektif dibandingkan jika dijalankan sendiri-sendiri. Dengan begitu, setiap tahapan investasi bisa terpantau sejak awal.
Harapan agar Investasi di Kota Jambi Berjalan Sesuai Aturan
DPRD Kota Jambi berharap pengawasan yang diperketat tidak menghambat masuknya investasi. Justru sebaliknya, pengawasan dinilai dapat menjaga iklim investasi tetap sehat dan sesuai aturan.
Azhar menegaskan bahwa kegiatan investasi di Kota Jambi harus berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku. Pengawasan sejak dini menjadi cara agar hal itu terwujud tanpa menimbulkan persoalan baru.