JAMBI — Rapat perdana kepengurusan baru menjadi titik awal penyusunan program, dengan pelestarian lingkungan dan pendidikan ditempatkan sebagai prioritas. Rocky Candra menegaskan bahwa pelantikan harus menjadi momentum menghadirkan gerakan pemuda yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Pelantikan ini bukan hanya tentang pengukuhan kepengurusan, tetapi bagaimana Karang Taruna hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kita ingin pemuda Jambi menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan mampu berkolaborasi untuk membangun daerah,” kata Rocky dalam rapat perdana.
Rocky yang juga anggota DPR-RI Fraksi Gerindra menyebut gerakan itu diarahkan pada pelestarian lingkungan, pendidikan, pemberdayaan UMKM pemuda, serta penguatan organisasi. Nilai sejarah dan peradaban Jambi disebut menjadi landasan konsep kegiatan.
Konsep Executive Safari: Aksi Sosial hingga Pelantikan
Rangkaian kegiatan dikemas dalam konsep Executive Safari yang menggabungkan agenda sosial, edukasi, dan pelantikan. Pendekatan itu dimaksudkan agar kepengurusan tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga membangun sinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lain.
Agenda pertama digelar di Kabupaten Muaro Jambi dengan tema Eco-Heritage & Social Care. Isinya meliputi penanaman pohon, pelepasan ikan di lokasi yang telah ditentukan, serta penyerahan bantuan pendidikan berupa buku dan perlengkapan sekolah kepada siswa.
Kegiatan itu menjadi bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di daerah. Partisipasi pemuda dalam menjaga kelestarian alam juga menjadi sasaran agenda tersebut.
Peninjauan Sekolah Rakyat dan Penanaman Pohon di Kota Jambi
Rangkaian berlanjut di Kota Jambi melalui agenda Environmental & Educational Inspection. Kegiatan mencakup peninjauan fasilitas dan perlengkapan sekolah rakyat, seremoni penanaman pohon di area terbuka sekolah rakyat, serta makan siang bersama sejumlah unsur masyarakat dan pemangku kepentingan.
Melalui agenda itu, Karang Taruna ingin memperkuat kepedulian terhadap dunia pendidikan sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga.
Puncak Pelantikan di RCC Jambi, Diisi Bazar UMKM Pemuda
Puncak kegiatan direncanakan berlangsung di Gedung Ratu Convention Center (RCC) Jambi melalui agenda Mega-Inauguration & Youth Celebration. Selain pelantikan pengurus periode 2026–2031, acara diisi pameran dan bazar UMKM pemuda yang beroperasi pada sesi siang hingga malam.
Ruang itu disiapkan bagi pelaku usaha muda untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan pemasaran, dan membuka peluang kolaborasi ekonomi. Rangkaian acara juga dilengkapi penampilan seni dan budaya, termasuk pertunjukan musik, tari, dan hiburan yang melibatkan talenta lokal maupun nasional.
Posko Karhutla di Tiga Daerah dan Ribuan Liter Air Bersih
Rocky menempatkan pemberdayaan pemuda sebagai salah satu tujuan utama kepengurusan periode 2026–2031. Menurutnya, kegiatan sosial, pendidikan, dan ekonomi diharapkan meningkatkan kapasitas generasi muda agar lebih mandiri dan berdaya saing.
“Melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan ekonomi, organisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas generasi muda agar lebih mandiri dan berdaya saing. Kita dukung kegiatan pemerintah yang positif,” tegasnya.
Dalam menghadapi karhutla, Karang Taruna disebutnya turun langsung ke masyarakat. Posko didirikan di tiga daerah, yakni Kota Jambi, Muaro Jambi, dan Tanjab Timur.
“Menyerahkan bantuan masker dan obat-obatan kepada petugas Karhutla serta masyarakat terdampak. Bantuan air bersih sudah ribuan liter kita distribusikan, dan ini masih akan terus berlanjut. Jika masyarakat membutuhkan air bersih silahkan info, Satgas Bencana kami akan segera turun,” terangnya.
Hasil yang dibidik dari seluruh rangkaian mencakup peningkatan partisipasi pemuda dalam pengabdian masyarakat, penguatan pengetahuan dan kemampuan pemuda lokal, serta pengembangan industri kreatif dan UMKM berbasis ekonomi kerakyatan. Bagi kepengurusan baru, momentum pelantikan menjadi titik tolak penguatan gerakan pemuda yang lebih inklusif dan berkelanjutan.